Rabu, 12 Agustus 2026

Diduga Korupsi MFF, Pejabat Dinas Koperasi dan UKM Medan Bakal Ditahan Jaksa

Faliruddin Lubis - Senin, 10 November 2025 18:08 WIB
Diduga Korupsi MFF, Pejabat Dinas Koperasi dan UKM Medan Bakal Ditahan Jaksa
IST
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Fajar Syah Putra, SH, MH.

POSMETRO MEDAN,Medan- Dalam pekan ini juga, Kejaksaan Negeri Medan akan menetapkan tersangka dalam dugaan kasus korupsi Medan Fashion Festival (MFF).

Selain korupsi MFF, Kejari Medan juga akan menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan BBM sampah di Kecamatan Medan Polonia.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Fajar Syah Putra, SH, MH membenarkan hal itu, Senin (10/11/2025) siang.

Baca Juga:

''Ya. Kasus MFF dan anggaran BBM bagi para pekerja pengangkut sampah di Kecamatan Medan Polonia telah selesai kita proses, dalam waktu dekat akan ada tersangkanya,'' ungkapnya.

Fajar menegaskan bahwa pihaknya sudah selesai melakukan penyelidikan (lid) dan penyidikan (dik) atas dua kasus tersebut dan tinggal menjemput tersangka untuk diproses.

Baca Juga:

Seperti diketahui, kasus anggaran MFF selama 3 tahun terakhir tersebut terkesan 'meroket' mulai dari 2022 sampai 2024. Pada 2022 saat ditangani Dinas Pariwisata Medan masih senilai Rp844 juta.

Tahun 2023 meningkat tajam setelah dialihkan ke Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan menjadi Rp1.998.113.220, kemudian kembali 'meroket' menjadi Rp4.854.339.301 atau sekitar 570 persen di tahun 2024.

MFF 2024 dilaksanakan selama empat hari (10-14 Juli 2024) di Santika Dyandra Convention Hall Medan, kolaborasi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan.

Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution diketahui telah dipanggil Kejari Medan untuk diklarifikasi kasus anggaran MFF tersebut. "Semuanya hanya titipan,"sebut Benny ketika dikonfirmasi, beberapa waktu lalu di Istana Maimun.

Sementara, kasus korupsi bahan bakar minyak (BBM) pengangkut sampah se-Kecamatan Medan Polonia juga telah diaudit. Ada unsur kerugian keuangan negara.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Pledoi MFF: Tim Advokat Benny Iskandar Pertanyakan Kerugian Negara, Klaim Dakwaan tak Terbukti
Kejari Binjai Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers,
Penasehat Hukum Pertanyakan Saksi Disidang Penyeludupan Orang
Katanya Transparan, Emas 74 Kg dan Uang Miliaran Disita, Kepemilikannya Baru Diungkap di Pengadilan?
Kabadiklat Harli Siregar Beri Lima Instruksi Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Kejaksaan
JPU Tuntut Empat Terdakwa Korupsi MFF Medan, Direktur CV Global Mandiri Dibebani Uang Pengganti Rp152 Juta
komentar
beritaTerbaru