Dua Siswa MAN 1 Medan Ikut Pertukaran Pelajar ke Malaysi
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 51 detik lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Usulan pemotongan gaji dan tunjangan pejabat negara untuk membantu percepatan penanganan korban banjir, longsor, dan gempa bumi di Pulau Sumatera memantik perdebatan serius di DPRD Sumatera Utara. Di satu sisi, suara empati dan solidaritas menguat. Di sisi lain, kehati-hatian regulasi dan kekhawatiran pencitraan menjadi rem penentu.
Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony sebelumnya menggulirkan gagasan pemotongan gaji dan tunjangan pejabat pemerintah, baik pusat maupun daerah, menyusul belum maksimalnya penanganan bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Usulan itu mencuat di tengah lambannya penetapan bencana Sumatera sebagai bencana nasional oleh pemerintah pusat.
Baca Juga:
"Jika penanganan pascabencana hanya mengandalkan anggaran daerah, penderitaan para pengungsi dikhawatirkan tidak akan segera berakhir," kata Ricky Anthony kepada wartawan, Selasa, (16/12/2025).
IKA PMII Dorong Dimulai dari Pimpinan DPRD
Baca Juga:
Usulan tersebut mendapat dukungan dari Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Sumatera Utara. Ketua IKA PMII Sumut, Safrizal Almalik, menilai langkah pemotongan anggaran harus dimulai dari pimpinan DPRD Sumut sebagai bentuk keteladanan moral dan politik.
"Usulan ini sangat baik, namun sebaiknya dimulai dari pimpinan DPRD Sumut ketua dan empat wakil ketua agar menjadi bukti keseriusan," ujar Safrizal dalam keterangan persnya.
Safrizal menyoroti besarnya sejumlah pos anggaran yang melekat pada pimpinan DPRD, seperti uang makan minum, transportasi, dan penginapan. Ia memperkirakan anggaran makan minum pimpinan DPRD dapat mencapai ratusan juta rupiah per bulan.
"Jika anggaran makan minum atau jamuan dialihkan selama lima bulan saja, dampaknya akan sangat terasa bagi korban bencana," katanya.
Menurut Safrizal, bantuan jangan berhenti pada pemotongan simbolik.
"Bukan sekadar potong seratus atau lima ratus ribu rupiah. Korban bencana butuh bantuan nyata," tegasnya.
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 51 detik lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional 59 menit lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus pencurian disertai kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Aspri
Peristiwa 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB) Jaya Kota Medan menerima bantuan logistik berupa beras dar
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar Job Fair 2026 dengan melibatkan 30 perusahaan, sebagai up
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Sandra D
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Warga Dusun XVIII Persil, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menyambut penuh s
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat Aliansi Masyarakat dan Kontraktor Kabupaten Langkat bersama Badan Pengurus Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi N
Peristiwa 14 jam lalu
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 15 jam lalu
Samosir Sukses Jadi Tuan Rumah Toba Caldera Culture Festival 2026, Bupati Vandiko Dorong Budaya Batak ke Dunia.
Global 16 jam lalu