Airin Rico Waas:Investasi Jangka Panjang Membentuk Generasi Sehat dan Cerdas
POSMETRO MEDAN, Medan Keceriaan terpancar dari wajah ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat mengikuti kegiatan Pemberian Makan
Medan 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Aparat Penegak Hukum (APH) dari unsur Kepolisian dan TNI didesak untuk segera memberantas bisnis judi tembak ikan yang diduga dikelola AS beserta seorang perempuan berinisial Cici, dan beroperasi di sejumlah titik di kawasan Medan Utara, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (28/12/2025).
Desakan tersebut disampaikan warga di sana, sekaligus meminta Kapolda Sumatera Utara, Pangdam I/Bukit Barisan, Kapolres Pelabuhan Belawan, serta Dandim setempat untuk segera mengambil tindakan tegas.
"Kami meminta Kapolda Sumut, Pangdam I Bukit Barisan, Kapolres Belawan, dan Dandim agar segera memberantas praktik perjudian yang diduga dikelola oleh seseorang yang biasa dipanggil Cici. Informasi yang kami terima, lokasi perjudian itu sudah banyak tersebar di wilayah Medan Utara," tegas warga.
Baca Juga:
Berdasarkan laporan masyarakat, usaha judi tembak ikan bermerek GBM 99 yang disebut-sebut dikelola Cici tersebut telah beroperasi cukup lama dan memiliki banyak titik.
Di antaranya, di Desa Manunggal, Kecamatan Helvetia, Kabupaten Deli Serdang terdapat sekitar enam lokasi. Kemudian di Kota Bangun, Kecamatan Medan Marelan, dilaporkan ada dua lokasi.
Baca Juga:
Selain itu, lokasi lainnya disebut berada di Jalan Simpang Kayu Putih (satu ruko), kawasan Mabar di pinggiran rel kereta api (satu lokasi), Titipapan Lorong 36 (dua lokasi), Jalan Kebon Bunder Pasar V (dua lokasi), Kecamatan Medan Terjun (satu lokasi), Kecamatan Hamparan Perak (empat lokasi), serta area kebun sawit di Desa Palumanan dan Batang Serai (satu lokasi).
Maraknya praktik perjudian di kawasan Medan Utara tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga pun mendesak agar aparat penegak hukum segera melakukan penggerebekan serta menutup seluruh lokasi yang diduga menjadi tempat praktik judi tersebut.
Namun demikian, hingga saat ini bisnis perjudian tembak ikan tersebut disebut masih terus beroperasi. Bahkan, beredar informasi yang menyebutkan omzet perjudian itu bisa mencapai ratusan juta rupiah per hari.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas penegakan hukum, khususnya oleh Polda Sumatera Utara dan Polres Pelabuhan Belawan.
Sementara itu, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi wartawan terkait dugaan maraknya praktik judi tembak ikan di wilayah Medan Utara. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah hukum yang akan diambil. (Red/Tim/SR)
POSMETRO MEDAN, Medan Keceriaan terpancar dari wajah ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat mengikuti kegiatan Pemberian Makan
Medan 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Keceriaan terpancar dari wajah ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat mengikuti kegiatan Pemberian Makan
Medan 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Keceriaan terpancar dari wajah ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat mengikuti kegiatan Pemberian Makan
Medan 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Erni Ariyanti Sitorus, S.H., M.Kn., bersama sejumlah anggota DPRD Sumut turun la
Medan 50 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak melakukan aksi unik tak biasa. Usai menerima dan mengam
Medan 58 menit lalu
POSMETRO MEDAN Danau Toba sebagai diperkuat posisinya sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia.Penguatan Danau Toba sebagai destinasi
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (BEM USU) menggelar aksi demonst
Medan 2 jam lalu
Kualitas data menentukan arah pembangunan, Walikota Medan mengajak warga menyukseskan sensus ekonomi 2026
Medan 2 jam lalu
Nilai tukar Rupiah diprediksi masih bisa menguat ke Rp17.500 seiring naiknya tingkat kepercayaan, kata ekonom.
Bisnis 3 jam lalu
Pengerjaannya direncanakan 2027, Pemko Medan mempercepat realisasi pembangunan RSUD Pringadi.
Medan 3 jam lalu