Sabtu, 27 Juni 2026
Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Taklukkan Kartel Narkoba Jermal XV

Lama Dianggap Tak Tersentuh, Akhirnya Rubuh

Administrator - Senin, 29 Desember 2025 17:02 WIB
Lama Dianggap Tak Tersentuh, Akhirnya Rubuh
Adam Wizard
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak,saat menggelar konferensi pers.

Aktivitas jual beli narkotika di wilayah tersebut berlangsung sistematis, terorganisir, dan melibatkan jaringan yang tidak kecil.

Berdasarkan berbagai pengungkapan kepolisian, bisnis narkoba di Jermal XV tidak dijalankan secara sporadis. Pola operasinya menyerupai jaringan usaha ilegal yang rapi, mulai dari pemasok, pengedar lapangan, penjaga lokasi, hingga pihak yang bertugas memantau situasi sekitar untuk menghindari razia aparat.

Baca Juga:

Dalam praktiknya, transaksi narkoba di kawasan ini berlangsung hampir sepanjang hari. Para pembeli datang silih berganti, sementara pengedar memanfaatkan gang-gang sempit dan rumah-rumah warga sebagai titik transaksi.

Sistem barak menjadi ciri khas, di mana satu lokasi dijaga ketat dan sulit ditembus orang luar.

Baca Juga:

Keuntungan dari bisnis haram ini diduga sangat besar. Dalam satu hari, peredaran narkoba di Jermal XV disebut mampu menghasilkan omzet puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, tergantung intensitas transaksi.

Uang tersebut mengalir ke berbagai pihak dalam jaringan, mulai dari pelaku lapangan hingga bandar yang beroperasi di balik layar.

Namun, dampak sosial yang ditimbulkan jauh lebih besar daripada keuntungan ekonomi yang diperoleh para pelaku. Warga sekitar mengaku resah akibat meningkatnya kriminalitas, pencurian, perampokan hingga rusaknya generasi muda yang terjerumus sebagai pengguna maupun kurir narkoba.

Lingkungan pemukiman pun ikut tercoreng stigma negatif sebagai kawasan rawan narkotika.

Aparat kepolisian sebenarnya telah berkali-kali melakukan penggerebekan di Jermal XV. Penangkapan terhadap pengguna, pengedar kecil, hingga penyitaan barang bukti narkotika kerap dilakukan.

Meski demikian, bisnis narkoba di kawasan ini kerap hidup kembali setelah beberapa waktu, menandakan masih kuatnya jaringan dan adanya aktor utama yang belum tersentuh, dan belakangan dikaitkan dengan nama GS alias Guntur, yang kini sedang dicari polisi.

Tags
beritaTerkait
Melayat ke Rumah Duka Ketua FPRB Medan, Kapolrestabes Kombes Pol Jean Calvijn Sampaikan Duka Mendalam
Kapolrestabes Medan Tetap Sabar Kawal Demo Mahasiswa Nommensen Hingga Kondusif
Jean Calvijn Negosiator, Bobby Gercep...Aman
Ketua DPRD Sumut Temui Massa Aksi BEM USU, Terima Sembilan Tuntutan
Usai Aksi Demonstrasi, Kapolrestabes Medan Ajak Kutip Sampah
Demo di DPRD Sumut Memanas, Kapolrestabes Medan Turun Tangan Redam Massa: "Saya Berdiri di Sini untuk Kalian"
komentar
beritaTerbaru