Sejoli Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Takut Ketahuan Orangtua Saat Mudik Lebaran
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Di tengah gemerlap era modern hari ini, kita mengetahui bersama bahwa dunia kampus sejak dahulu dikenal sebagai ruang lahirnya ide, gagasan, pemikiran kritis, serta keberanian intelektual dalam melawan segala bentuk ketidakadilan.
Kampus adalah pusat tradisi keilmuan tempat mahasiswa dibentuk melalui kekuatan literasi, kedalaman argumen, dan keberanian menyampaikan kebenaran.
Namun, tradisi tersebut kini dihadapkan pada sebuah kenyataan pahit: krisis literasi yang semakin nyata. Aktivitas baca, diskusi, dan aksi yang dahulu menjadi denyut nadi gerakan mahasiswa, perlahan memudar bahkan nyaris menghilang.
Baca Juga:
Budaya instan merajalela. Informasi singkat di media sosial lebih diminati dibandingkan kajian mendalam dari buku-buku. Akibatnya, minat bacamahasiswa menurun, diskusi kehilangan substansi, dan kemampuan analisis pun semakin melemah.
Krisis literasi ini tidak hanya tercermin dari rendahnya minat membaca, tetapi juga dari kecenderungan memahami pengetahuan secara dangkal.
Baca Juga:
Di era globalisasi saat ini, banyak mahasiswa membaca semata-mata untuk memenuhi tuntutan tugas akademik, bukan untuk membangun pemahaman, memperluas pengetahuan, ataupun menumbuhkan kesadaran kritis.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, kampus berisiko kehilangan ruh intelektualnya kehilangan perannya sebagai ruang pencerdasan dan pembebasan.
Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran kolektif untuk menghidupkan kembali budaya literasi di lingkungan kampus. Baca, Diskusi, dan Aksi harus dipandang sebagai kebutuhan intelektual mahasiswa, bukan sekadar kewajiban formal.
Hanya dengan memperkuat literasi, kampus dapat kembali menjalankan perannya sebagai ruang pembebasan, pengembangan peradaban, dan pembentukan manusia yang merdeka dalam berpikir. Karena sejatinya, mahasiswa adalah insan merdeka.
Atas dasar kegelisahan tersebut, salah satu kader yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Saintek UINSU hadir dengan sebuah ikhtiar konkret: menyediakan dan menyalurkan berbagai bacaan melalui sebuah wadah akses literasi. Bacaan yang tersedia mencakup beragam tema sejarah, keindonesiaan, keislaman, filsafat, keperempuanan, serta buku-buku penunjang lainnya yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://bit.ly/Gandapasaribu_bloggspotbukubacaan
Wadah ini dihadirkan sebagai jembatan bagi mahasiswa untuk mempermudah akses membaca, sekaligus belajar secara lebih efektif, kritis, dan mandiri.
Dengan memanfaatkan bacaan yang tersedia, mahasiswa tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga melatih daya analisis, mempertajam nalar kritis, serta membangun keberanian dalam menyampaikan argumen yang konkret dan benar dalam melawan ketidakbenaran.
Maka dari itu, mari manfaatkan akses bacaan ini sebagai langkah nyata menuju mahasiswa yang cerdas, berwawasan luas, kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Mahasiswa tidak boleh terjebak dalam pola pikir yang monoton dan apatis. Kita bisa karena kita mau memulai hal-hal yang baru.
Mahasiswa adalah agent of change menuju keadaan yang lebih baik. Mahasiswa adalah manusia merdeka, baik dalam berpikir, bertindak, maupun menyampaikan gagasan, tanpa tekanan dari siapa pun. Pengetahuan mahasiswa harus terus diperkuat, sebab belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas.
Jadilah mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan sosialnya. Jangan pernah memilih menjadi apatis. Kobarkan kembali dalam diri masing-masing semangat BACA, DISKUSI, dan AKSI sebagai jalan menuju perubahan yang lebih baik.
Yakinlah Dengan Iman Usahakan Dengan Ilmu Sampaikan Dengan Amal, Maka Usaha Akan Sampai Pada Apa Yang Diinginkan Bersama Dan Sampai Pada Tujuannya.
Penulis: Ndor Ganda Imam Pasaribu (Ketua Umum HmI Komisariat Saintek UINSU 2025-2026)
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 2 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 4 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 4 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Binjai Dengan tema yang menyentuh hati, Satu kata satu rasa sangat berarti untuk kita yang terpisah bersatu kembali empat
Sumut 10 jam lalu