Warga dan Lurah Aek Kanopan Timur Apresiasi Polda Sumut Gerebek dan Bakar Barak Narkoba
POSMETRO MEDAN,LABUHANBATU UTARA Warga Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, menyampaikan apr
Kriminal 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Bandar di lokasi kartel narkoba Jermal 15 memang benar-benar tak ada takutnya. Walaupun pria berinisial GS yang disebut-sebut sebagai bandar besar di lokas itu sedang dicari Polrestabes Medan, serta beberapa barak milik GS sudah dihancurkan, tak membuat GS patah semangat.
Bahkan, menurut mantan orang kepercayaannya, GS sedikit demi sedikit mulai kembali membangun kembali barak miliknya. Yang lebih parahnya lagi, GS memakai jasa anak kecil di setiap sudut pintu masuk Jermal.
Hal itu ia lakukan, karena belasan orang-orang kepercayaannya sudah diamankan Satresnarkoba Polrestabes Medan.
Baca Juga:
"Sebagian dah ditangkap, sebagian lagi dah lari bang, mereka takut jadi target selanjutnya, makanya dia pakai jasa anak kecil. Mulai Dari Jermal 7 sampai Jermal 15 udah ada mata-matanya," jelas B, mantan orang kepercayaan GS.

Baca Juga:
Minggu (4/1/2026), Polrestabes Medan kembali melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika. Melalui Gerakan Serentak Narkoba (GSN), petugas menggerebek kawasan Jermal 15, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, yang disebut Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak sebagai kartel narkoba.
Operasi skala besar ini melibatkan sedikitnya 187 personel gabungan yang terdiri dari Brimob Polda Sumut, Direktorat Samapta Polda Sumut, serta berbagai satuan fungsi di Polrestabes Medan seperti Sat Narkoba, Sat Reskrim, Sat Intelkam, hingga Tim Khusus JCS.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolrestabes Kombes Jean Calvijn Simanjuntak Melalui Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Pardamean Hutahaean. Dalam arahannya, Pardamean menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi bagi seluruh anggota di lapangan.
"Jangan ada anggota kita yang jadi korban. Mengingat sebelumnya sering terjadi perlawanan saat dilakukan penindakan, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama," ujar Pardamean.
Setibanya di lokasi yang kerap dituding sebagai zona merah narkoba tersebut, petugas bergerak cepat menyisir area. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan 10 orang yang diduga kuat sebagai penyalahguna narkotika.
Selain penangkapan, petugas juga melakukan tindakan fisik terhadap sarana aktivitas ilegal di lokasi seperti Pembongkaran Barak Empat bangunan semi permanen (barak) yang dijadikan tempat transaksi dan penggunaan sabu dirubuhkan oleh petugas.
Petugas menyita sejumlah paket sabu, plastik klip kosong, alat isap (bong), serta mancis serta perjudian, pPolisi turut mengamankan 26 unit mesin judi jenis dingdong dari lokasi penggerebekan.
Dalam operasi ini turut hadir mendampingi dalam operasi tersebut Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafly Yusuf Nugraha, Kasat Intelkam Kompol Lengkap Suherman Siregar, serta Wakasat Reskrim AKP Ainul Yaqin.
Kabag Ops Polrestabes Medan mengapresiasi kinerja seluruh tim yang membuat operasi ini berjalan dengan aman tanpa kendala berarti."Seluruh kegiatan yang kita laksanakan hari ini berjalan lancar dan kondusif," ungkapnya.
Operasi GSN ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polrestabes Medan untuk menekan angka kriminalitas dan memulihkan lingkungan masyarakat dari pengaruh buruk aktivitas ilegal seperti narkoba dan perjudian.
"Bapak kapolrestabes Medan berkomitmen menekan peredaran gelap narkotika sekaligus memulihkan lingkungan masyarakat dari aktivitas ilegal yang merugukan," pungkasnya.
Sekadar diketahui, kartel narkoba adalah organisasi kriminal terstruktur yang terdiri dari gembong narkoba independen yang bekerja sama untuk mengontrol, memproduksi, dan mendistribusikan narkoba ilegal secara global, bertujuan meningkatkan keuntungan dengan menetapkan harga dan membatasi persaingan, seringkali menggunakan kekerasan, penculikan, dan pembunuhan untuk mempertahankan wilayah dan kekuasaan.
Mereka beroperasi di berbagai negara dengan struktur hirarkis seperti pemimpin (bandar narkoba), letnan, pembunuh bayaran (hitmen), dan mata-mata (falcons/elang).
Ciri-ciri Kartel Narkoba:
Kolusi dan Kontrol Pasar: Bekerja sama untuk mengendalikan pasokan dan harga narkoba.
Struktur Hierarkis: Memiliki tingkatan yang jelas, mulai dari pemimpin puncak hingga anggota bersenjata dan mata-mata.
Kejahatan Terorganisir: Melakukan aktivitas ilegal selain perdagangan narkoba, termasuk pencucian uang, pemerasan, dan penculikan, perjudian.
Kekerasan: Menggunakan kekerasan ekstrem untuk melindungi bisnis, menghilangkan saingan, dan menegakkan hukum internal.(MedanViral/TIM)
POSMETRO MEDAN,LABUHANBATU UTARA Warga Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, menyampaikan apr
Kriminal 7 menit lalu
Becak Rusak di Tengah Jalan, Herman Menangis Haru Dapat Bantuan dari GRIB Jaya Medan dan Gojek Medan Peduli.
Medan 36 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Bayu Wicaksono, memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan mahasiswi di Audito
Medan 49 menit lalu
Ibu di Labusel Curhat Pilu Anaknya Meninggal Dunia, Diduga Diabaikan Oknum Perawat.
Sumut 59 menit lalu
Polda Sumut melalui Ditreskrimsus menyita 9 aset Andi Hakim Febriansyah jadi tersangka penggelapan uang jemaat Katolik Paroki Aek Nabara.
Medan 4 jam lalu
Daur Ulang Sampah Plastik di Pakistan Jadi Pipa Bernilai Ekonomi.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Sikat 25 Janjang Sawit Warga, &039Embek&039 Tak Berkutik Diringkus Reskrim Polsek Kampung Rakyat di Pangkatan.
Kriminal 6 jam lalu
Buron Setahun, Terpidana Korupsi Kredit KUR BRI Ditangkap Tim Kejari Medan.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Vidio Aksi humanis ditunjukkan seorang anggota Polisi dari Polsek Medan Kota, saat bertugas melakukan pengamanan i
Viral 7 jam lalu
Data BMKG menyebut cuaca kota Medan di 21 kecamatan bakal diguyur hujan ringan.
Medan 8 jam lalu