Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Polisi Militer TNI menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Tahun 2026 di wilayah Kodam I/Bukit Barisan sebagai langkah strategis meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, serta menjaga citra prajurit di tengah masyarakat.
Operasi Gaktib difokuskan pada penertiban internal prajurit, meliputi pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan, identitas diri, kepatuhan berlalu lintas, hingga kedisiplinan di luar jam dinas.
Sementara Operasi Yustisi menyasar aspek penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi merugikan institusi maupun masyarakat.
Baca Juga:
Sejumlah titik strategis di wilayah Sumatera Utara menjadi lokasi pemeriksaan, mulai dari kawasan perkantoran militer, jalur protokol, hingga tempat umum yang kerap menjadi pusat aktivitas prajurit.
Pemeriksaan dilaksanakan secara humanis namun tegas dengan tetap mengedepankan profesionalisme serta prosedur tetap yang berlaku.
Baca Juga:
Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendi Antariksa yang diwakili Kasdam I/BB Brigjen TNI Deki Santoso Patinaya dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi yang digelar setiap tahun merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum, serta profesionalisme prajurit dan PNS TNI.
Menurutnya, pelaksanaan operasi tahun ini harus terus dikembangkan ke arah peningkatan profesionalisme petugas maupun subjek hukum melalui pendekatan edukatif.
"Esensi operasi ini adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan sekaligus penyelesaian pelanggaran hukum di lingkungan TNI," ujarnya.
Tema Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun 2026 adalah "TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju."
Tema tersebut diharapkan menjadi pedoman sekaligus komitmen seluruh prajurit dalam melaksanakan tugas serta menjaga kehormatan diri, satuan, dan institusi TNI.
Berdasarkan laporan pelaksanaan tahun 2025, terjadi penurunan jumlah pelanggaran dibandingkan 2024. Pada Operasi Gaktib, pelanggaran menurun dari 456 kasus menjadi 432 kasus atau turun 5,62 persen.
Sedangkan pada Operasi Yustisi, perkara menurun signifikan dari 925 kasus menjadi 549 kasus atau turun 40,64 persen. Capaian ini dinilai sebagai kemajuan positif, namun pembinaan disiplin dan penegakan hukum tetap harus ditingkatkan secara konsisten.
Kasdam juga menekankan kepada seluruh prajurit Polisi Militer agar terus meningkatkan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam pencegahan dan penindakan kejahatan siber serta penyalahgunaan media sosial yang berpotensi merusak citra TNI. Modernisasi peralatan dan sarana prasarana teknologi informasi harus dioptimalkan guna mempercepat proses penanganan perkara pidana secara profesional dan transparan.
Selain itu, prajurit Polisi Militer TNI dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki mental ideologi yang kuat serta pemahaman hukum yang luas. Sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya juga harus terus diperkuat guna menghindari potensi gesekan di lapangan.
Sebagai penekanan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengingatkan seluruh prajurit Polisi Militer di manapun bertugas agar bekerja dengan niat ibadah, loyal, tulus, dan ikhlas dalam ridho Tuhan Yang Maha Esa.
Dengan digelarnya Operasi Gaktib dan Yustisi Tahun 2026 ini, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin tertib dan profesional, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI, khususnya di wilayah teritorial Kodam I/Bukit Barisan.(REZ)
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 9 menit lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 10 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 37 menit lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Sumut ke Mahasiswa.
Medan 45 menit lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 60 menit lalu
Kader Muda Bantah Narasi Miring, Sebut Lokot Nasution Layak Pimpin Lagi Demokrat Sumut.
Sumut satu jam lalu
Keributan 2 Kelompok Rasfansa Kafe Sunggal Diredam Polisi.
Sumut satu jam lalu
Buang Bayi Hasil Anu dengan Kekasih, ART Asal Sergai Dituntut 10 Tahun Penjara
Kriminal satu jam lalu
Kapolsek Tiganderket Sambangi Warga, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif.
Sumut 2 jam lalu
MEDAN DPRD Sumatera Utara menegaskan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tidak boleh dilakukan sec
Sumut 3 jam lalu