Kisah Nek Emi Diusir Cari Botol Bekas Saat Peringatan HUT Ke-81 Kemedekaan RI
Nenek Emi 71 Tahun Mengaku Sempat Diusir Saat Cari Botol Bekas di Acara HUT ke81 RI di Lapangan Sepak Bola Percut Sei Tuan.
Peristiwa 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Kasus investasi bodong bermodus pencairan dana fantastis yang mencatut logo Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Bank Indonesia terus bergulir. Puluhan korban disebut mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.
Kuasa hukum korban, Rahul Sing SH MH, menegaskan praktik tersebut tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun.
"Ini sangat tidak pantas dan tidak bisa ditoleransi. Modusnya terstruktur, menggunakan dokumen dan simbol negara untuk meyakinkan masyarakat. Korban bukan satu orang, tetapi puluhan, dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah," tegasnya.
Baca Juga:
Rahul juga mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum. Ia memuji respons sigap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvin Simanjuntak, serta jajaran Polsek Medan Timur yang dipimpin kompol Agus Butar-Butar dalam menindaklanjuti laporan korban.
"Kami mengapresiasi kerja cepat Kapolrestabes Medan dan Polsek Medan Timur yang langsung merespons pengaduan kami. Mengingat jumlah tersangka bukan satu orang, melainkan banyak, penanganan cepat ini sangat penting," ujarnya.
Baca Juga:
Jangan Berhenti di Pelaku Lapangan
Rahul Sing SH MH menekankan proses hukum tidak boleh berhenti hanya pada pelaku yang telah diamankan. Ia mendesak penyidik membongkar kemungkinan adanya aktor intelektual atau jaringan yang lebih besar di balik skema ini.
"Ini harus dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku. Dan jangan berhenti di mereka saja. Jika ada pihak lain yang terlibat atau menjadi otak dari skema ini, harus diungkap sampai tuntas," tegasnya.
Saat ini, penyidik Polrestabes Medan masih melakukan pendalaman terhadap aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa pencatutan simbol negara untuk menipu masyarakat merupakan kejahatan serius yang tidak hanya merugikan korban, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap institusi resmi.(REZ)
Nenek Emi 71 Tahun Mengaku Sempat Diusir Saat Cari Botol Bekas di Acara HUT ke81 RI di Lapangan Sepak Bola Percut Sei Tuan.
Peristiwa 9 jam lalu
Wardatina Mawa tengah menjalani ibadah umrah di Tanah Suci ketika unggahan media sosialnya menarik perhatian publik.
Lifestyle 10 jam lalu
Kembali Beraksi, Residivis Pencuri Sepeda Motor Yahama Scorpio Z Ditangkap Polsek Medan Kota
Kriminal 10 jam lalu
Polisi Umumkan Tersangka Ledakan Rumah Mewah di Medan, Identitas Belum Diungkap.
Peristiwa 10 jam lalu
Posmetro Medan, LabuhanbatuPeredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Panai Tengah Polres Labuhanbatu kembali menjadi
Kriminal 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pendopo Nusantara Mandiri (PNM) siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal kebijakan dan program strategis nasional
Medan 11 jam lalu
Saksi PT Hutama Karya Sebut Pekerjaan Waterfront City Pangururan Sesuai Volume
Medan 11 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus meninggalnya Felicia Karo Sekali (11), siswa kelas V SD Negeri 047164, warga Desa Seberaya, Kecamatan Tigapanah,
Peristiwa 11 jam lalu
Meninggalnya tahanan bernama Jopi Sembiring di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan pada Minggu (16/8/2026) lalu di RS Bhayangkara.
Medan 11 jam lalu
POSMETRO MEDANBencana angin puting beliung yang dipicu hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Kecamatan Medan Johor. Menyikapi peris
Medan 11 jam lalu