Sabtu, 06 Juni 2026
Posmetro Medan Rayakan Hari Kartini Bersama Penyapu Jalan di Lapangan Merdeka

Kartini di Balik Sapu Perempuan-perempuan Penjaga Kota

Faliruddin Lubis - Selasa, 21 April 2026 19:53 WIB
Kartini di Balik Sapu Perempuan-perempuan Penjaga Kota
Wiwin/Tim
Penyapu jalan di Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat bersama Posmetro Medan, mereka merayakan Hari Kartini di Lapangan Merdeka, Medan, Senin (21/4/2026).

Ia berharap kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya semakin meningkat, serta mematuhi aturan jam buang sampah, yakni pukul 07.00 pagi dan 16.00 sore.

"Meski begitu, kami juga sering mendapat rezeki tak terduga. Kadang ada yang memberi uang atau sembako, apalagi menjelang Lebaran," ujarnya, yang diamini rekan-rekannya.

Baca Juga:

Turut hadir Pengawas Petugas Melati Kelurahan Kesawan, Abdul Hasbi (36). Ia mendukung penuh kegiatan tersebut. Menurutnya, kisah petugas Melati Kota Medan selama ini jarang tersorot.

"Perempuan Indonesia, teruslah berkarya. Saya sangat senang dengan kegiatan ini. Di momen Hari Kartini, petugas Melati kami menjadi bintang tamu. Saya dukung penuh," ujarnya.

Baca Juga:

Dukungan serupa juga datang dari Camat Medan Barat, Maswan Harahap. Ia berharap kegiatan ini menjadi penyemangat bagi perempuan untuk terus berkarya.

Sebagai pemanis acara, wartawan Posmetro Medan, Erni Tanjung, membacakan puisi berjudul Puteri Ksatria karya Paulin Angelina. Puisi tentang perempuan yang berhasil bebas dari belenggu batas itu disampaikan dengan syahdu hingga meneteskan air mata salah seorang petugas Melati.

Tak hanya itu, suasana semakin hangat saat para peserta bersama-sama menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini.

Posmetro Medan berharap, melalui kegiatan sederhana ini, semakin banyak pihak yang menyadari bahwa di balik bersihnya jalanan kota, ada perempuan-perempuan tangguh yang bekerja tanpa lelah.

Mereka bukan sekadar penyapu jalan. Mereka adalah penjaga kehidupan, perawat kota, sekaligus ibu bagi keluarga di rumah yang tak pernah berhenti berjuang.

Semangat Hari Kartini diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi tumbuh dalam sikap saling menghargai dan memuliakan setiap pekerjaan yang halal.

Tags
beritaTerkait
Minggu Pagi Bersama Pak Wali
Rico Waas: Pernikahan Ikatan Sakral Yang Harus Dijaga Hingga Akhir Hayat
Rico Waas: Perempuan Medan Penggerak Perubahan
Raden Ajeng Kartini Sebagai Pelopor Emansipasi Perempuan di Indonesia.
Teruslah Menjadi Perempuan Yang Berani Bermimpi Dan Berjuang, Perempuan Hebat Tak Pernah Berhenti Melangkah
Semangat Kartini di Tirtanadi Sumut, Halimatussa'diah Ajak Perempuan Berproses dari Bawah
komentar
beritaTerbaru