Minggu, 21 Juni 2026

Ketua JMSI Sumut Rianto: Media Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Arus Informasi Digital

Salamuddin Tandang - Senin, 04 Mei 2026 16:33 WIB
Ketua JMSI Sumut Rianto: Media Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Arus Informasi Digital
Ist
Rianto SH MH

POSMETRO MEDAN,Medan – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto SH MH, menegaskan bahwa peran pers sangat krusial dalam menjaga demokrasi dan stabilitas sosial, terutama di tengah kondisi Sumatera Utara yang dinilai sedang tidak baik-baik saja.

Dalam momentum peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia, Rianto menyoroti berbagai tantangan yang saat ini dihadapi insan pers, mulai dari derasnya arus informasi digital hingga maraknya penyebaran hoaks yang dapat memengaruhi opini publik.

"Pers hari ini dihadapkan pada tantangan serius. Arus informasi begitu cepat, namun tidak semuanya benar. Di sinilah peran pers dibutuhkan untuk menyaring, memverifikasi, dan menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat," ujarnya didampingi Sekretaris JMSI Sumut, Zulham Efendi, SH, Senin (4/5/2026).

Baca Juga:

Ia yang didampingi bersama pengurus JMSI Sumut, JMSI Tabagsel dan JMSI Medan menekankan bahwa kebebasan pers bukan sekadar hak, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan profesionalisme dan integritas tinggi.

Menurut Rianto, dalam situasi daerah yang dinilai kurang kondusif, media tidak boleh kehilangan peran. Justru, pers harus hadir sebagai kontrol sosial yang objektif serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Baca Juga:

"Kondisi Sumatera Utara saat ini memang tidak baik-baik saja. Pers tidak boleh absen. Media harus hadir menyampaikan fakta, memberikan edukasi, dan menjaga agar situasi tetap kondusif," tegasnya.

Rianto juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi media dari berbagai tekanan yang dapat memengaruhi pemberitaan. Ia mengajak seluruh insan pers untuk tetap berpegang pada prinsip jurnalistik dan mengedepankan kepentingan publik di atas segalanya.

"Pers harus tetap kritis, independen, dan berpihak pada kebenaran. Itu adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat," pungkasnya.(lam/rel)

Tags
beritaTerkait
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Voli Antarpersonel
Timnas U-19 Indonesia Gagal ke Final, Nova: Ini Pelajaran!
KPK Ungkap Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, Diduga Pernah Titip iPhone 17 dari AS
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija untuk Musim 2026/2027, Dapat Kontrak 3 Musim
Shin Tae Yong Masuk Target Calon Pelatih Baru Persija Jakarta
Soroti Dugaan Pelanggaran Paspor, Menteri Imipas Tegaskan Sanksi Pidana bagi Oknum Nakal
komentar
beritaTerbaru