Kasat Reskrim Baru Polres Karo Pimpin Ungkap Kasus Menonjol Penganiayaan Berat Sebabkan Kematian
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo memimpin pengungkapan kasus menonjol penganiayaan berat menyebabkan kematian.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan seluruh biaya pengobatan korban kejahatan jalanan, termasuk begal, ditanggung Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui APBD.
Kepastian itu disampaikan Rico Waas usai menjenguk Timoria Sitorus (52) dan putrinya, Chelsea (18), korban begal sadis di Jalan KL Yos Sudarso, di Rumah Sakit Umum Universitas Sumatera Utara (RSU USU), Rabu (20/5/2026).
"Pemko Medan telah menerbitkan Peraturan Wali Kota Nomor 26 Tahun 2026 yang mengatur bantuan bagi warga korban tindak kriminalitas jalanan agar tidak terbebani biaya pengobatan," kata Rico Waas.
Baca Juga:
Menurut Rico, kebijakan tersebut diterbitkan karena layanan BPJS Kesehatan tidak menanggung biaya pengobatan bagi korban tindak kriminalitas.
Karena itu, Pemko Medan mengambil langkah untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis tanpa harus memikirkan biaya.
Baca Juga:
"Kami berharap korban begal bisa tenang. Jangan sampai setelah menjadi korban, mereka masih terbebani dengan biaya pengobatan," ujarnya.
Rico mengatakan kehadirannya di RSU USU tidak hanya untuk memberikan dukungan moril kepada korban, tetapi juga memastikan kebijakan yang telah dibuat benar-benar berjalan di lapangan.
Ia menambahkan, Pemko Medan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Kota Medan dan sekitarnya untuk melayani korban kejahatan jalanan.
Beberapa rumah sakit yang telah bekerja sama di antaranya RSUP H Adam Malik, RSU Haji Medan, RSUD dr Pirngadi Medan, RSU USU, RSUD H Bachtiar Djafar, hingga sejumlah rumah sakit swasta.
Peraturan Wali Kota Medan Nomor 26 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pembayaran Klaim Pelayanan Kesehatan di Kota Medan ditetapkan pada 6 April 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Rico didampingi Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik RSU USU, dr Muhammad Rizki Yaznil.
Menurut Rizki, kondisi Timoria Sitorus saat ini terus membaik meski masih mengalami komplikasi infeksi paru.
"Cedera di kepala sudah membaik. Saat ini tim medis juga menangani luka di bagian wajah yang nantinya akan ditangani dokter bedah plastik," ujarnya, Muhammad Rizki.
Diketahui, Timoria Sitorus dan putrinya menjadi korban begal di Simpang Dobi, Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Jumat (8/5/2026) dini hari.
Saat itu, keduanya sedang dalam perjalanan untuk berbelanja keperluan dagangan.Motor yang mereka kendarai dipepet komplotan begal, lalu ditendang hingga terjatuh.
Timoria mengalami benturan keras di kepala, sedangkan putrinya mengalami luka bacok di bagian kaki.Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik korban.(Sumber: FB Posmetro Medan Marlen)
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo memimpin pengungkapan kasus menonjol penganiayaan berat menyebabkan kematian.
Sumut 2 jam lalu
Pengakuan Lionel Messi Argentina Menderita Lawan Tanjung Verde
Sport 3 jam lalu
Motif Penganiaya ODGJ Lagi Ngamuk Hingga Tewas di Karo Kesal Motor Dibalikkan
Sumut 3 jam lalu
Lamine Yamal Tegaskan Tak Akan Bertato karena Keyakinan Sebagai Muslim
Sport 4 jam lalu
Kiper Tanjung Verde yang Bikin SpanyolArgentina Frustasi, Followernya dari 46 Ribu Kini 21 Juta
Sport 4 jam lalu
ODGJ Lagi Ngamuk Tewas Dianiaya Warga di Karo, 1 Pelaku Ditangkap.
Peristiwa 5 jam lalu
Pembunuh Mahasiswa Demi Cicilan Motor di Deli Serdang Dituntut Hukuman Mati.
Kriminal 5 jam lalu
Mohamed Salah Ingin Keberhasilan Timnas Mesir Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Jadi Inspirasi AnakAnak.
Sport 5 jam lalu
Unit Reskrim Polsek TBS Meringkus Maling Kabel Listeik Milik Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai.
Kriminal 6 jam lalu
Posmetro Medan Medan Program Sapa Warga dan Gotong Royong di Pelataran Masjid Al Hijrah, Komplek BTN, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Lab
Medan 6 jam lalu