Negara yang Berjalan Mundur
Ada masanya ketika indikator makroekonomi terasa seperti angkaangka abstrak di atas kertas koran, jauh dari meja makan rakyat. Namun, ketik
Editorial 41 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Tapanuli Tengah - Sudah beberapa bulan berlalu sejak bencana alam menghanyutkan rumah milik, Ali Aro Lawolo, warga Lingkungan II Kelurahan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Namun hingga kini, bantuan pembangunan rumah yang diharapkan belum juga terealisasi hingga, Minggu (14/6/2026).
Akibat kehilangan tempat tinggal, Ali bersama keluarganya terpaksa menumpang di rumah tetangga selama berbulan-bulan. Kondisi tersebut membuat mereka berharap adanya perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah daerah.
"Sudah beberapa bulan kami menumpang di rumah tetangga karena rumah kami hanyut akibat bencana. Sampai sekarang belum ada pembangunan rumah untuk kami," ujar Ali Aro Lawolo.
Baca Juga:
Menurutnya, sejumlah pejabat telah melakukan kunjungan ke lokasi bencana, termasuk Presiden Republik Indonesia dan pihak kementerian.
Kehadiran mereka saat itu sempat memberikan harapan besar bagi warga bahwa bantuan rumah akan segera direalisasikan. Namun hingga saat ini, harapan tersebut belum menjadi kenyataan.
Baca Juga:
Ali memohon kepada Bupati Tapanuli Tengah agar segera memberikan kepastian dan mempercepat realisasi bantuan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.
"Kami tidak meminta kemewahan. Kami hanya ingin memiliki kembali tempat tinggal yang layak untuk keluarga kami. Kami berharap pemerintah segera membantu kami yang sampai hari ini masih menumpang dan hidup dalam ketidakpastian," katanya.
Kisah Ali Aro Lawolo menjadi gambaran perjuangan korban bencana yang hingga kini masih bertahan di tengah keterbatasan. Berbulan-bulan hidup menumpang di rumah tetangga tentu bukan kondisi yang diharapkan siapa pun.
Para korban berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada kunjungan dan pendataan semata, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata agar mereka dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik. (Central)
Ada masanya ketika indikator makroekonomi terasa seperti angkaangka abstrak di atas kertas koran, jauh dari meja makan rakyat. Namun, ketik
Editorial 41 menit lalu
Timnas Ekuador kalah 01 lawan Pantai Gading pada pertandingan Piala Dunia 2026 Grup E.
Sport 58 menit lalu
Ali bersama keluarganya terpaksa menumpang di rumah tetangga selama berbulanbulan.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDANSetelah viral dan memicu amarah warganet di Indonesia dan Malaysia, empat orang pelaku penganiayaan kepada TKW berinisial YY d
Kriminal 2 jam lalu
Jerman melumat Curacao 71, persis seperti ketika mereka menggilas Brasil di Piala Dunia 2014. Die Mannschaft kini jadi tim tertajam.
Sport 2 jam lalu
Duel Belanda vs Jepang di babak penyisihan Grup F Piala Dunia 2026 berakhir seri dengan skor 22, di Dallas Stadium, Senin (15/6) dini hari
Sport 3 jam lalu
Ramalan cuaca kota Medan Senin 15 Juni 2026 diguyur hujan sedang dan hujan ringan.
Medan 3 jam lalu
Teror Ganjal ATM di Medan Akhirnya Terkuak, Dua Pelaku Dibekuk Polrestabes Medan Setelah Diduga Beraksi di Puluhan Lokasi
Kriminal 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kapolsek Medan Kota AKP Feriawan, SH bersama jajarannya, mengelar kegiatan pengamanan kegiatan Pembukaan Pekan K
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Berastagi Komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan terus ditunjukkan jajaran Polsek Berastagi. Dalam patroli yang
Kriminal 14 jam lalu