Jumat, 07 Agustus 2026

Kebakaran Pajak Parluasan Siantar, Pedagang Terdampak Diverifikasi PD Pasar Horas Jaya

P. Silalahi - Minggu, 21 Juni 2026 23:45 WIB
Kebakaran Pajak Parluasan Siantar, Pedagang Terdampak Diverifikasi PD Pasar Horas Jaya
Facebook @pemko pematangsiantar
Proses verifikasi korban terdampak kebakaran Pajak Parluasan (Pasar Dwikora) Pematangsiantar berlangsung hingga Senin 22 Juni 2026.

POSMETRO MEDAN -Pemko Pematangsiantar lewat Perusahaan Daerah (PD) Pasar Horas Jaya mendata dan memverifikasi pedagang terdampak kebakaran Pasar Dwikora (Pajak Parluasan), Kelurahan Sukadame Kecamatan Siantar Utara.

Pendataan dan verifikasi dimulai Jumat (19/6/2026), sehari setelah musibah kebakaran terjadi Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 03.05 WIB.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Horas Jaya, Bolmen Silalahi SP mengatakan pendataan dan verifikasi pedagang tersebut untuk kepentingan pemberian bantuan sosial dari Pemko Pematangsiantar.

Baca Juga:

Di hari pertama, kata Bolmen dalam sebuah postingan anonim Facebook @Pemko Pematangsiantar yang terlihat POSMETRO MEDAN Minggu 21 Juni 2026, telah terverikasi sebanyak 143 pedagang.

Baca Juga:

Syarat pendataan, menurut dia, membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Izin Berjualan (KIB), dan bukti pembayaran retribusi. Selanjutnya, akan dilakukan verifikasi oleh tim PD Pasar Horas Jaya.

Menurut Bolmen Silalahi, pedagangyang akan menerima bantuan adalah yang terdampak kebakaran.

"Dari satu kios yang terbakar, akan diverifikasi siapa yang menjadi korban, apakah pemilik yang langsung berjualan sendiri, atau penyewa kios yang berjualan," terangnya.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Pemko Pematangsiantar dan Forkopimda Rapat Finalisasi Rangkaian Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Dampingi Penjualan Jagung Petani Binaan ke Bulog
Brimob Polda Sumut Matangkan Kesiapsiagaan Sambut Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka
Mengenal Lebih Dekat Sosok Maruahal Silalahi, Mantan Anggota DPR RI
'Sijago Merah' Amuk 4 Unit Rumah di Tapanuli Tengah, Kerugian Ditaksir Rp350 Juta
Terancam Kebakaran dan Aroma BBM, Masyarakat Desak Pertamina Beri Solusi
komentar
beritaTerbaru