Minggu, 21 Juni 2026

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

P. Silalahi - Minggu, 21 Juni 2026 17:30 WIB
Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional
humas.polri.go.id
Frans Antoni, yang masuk DPO yang diduga terlibat dalam jaringan narkotika internasional yang dipimpin Fredy Pratama, diamankan personel Bareskrim Pori.

POSMETRO MEDAN- Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas sekaligus residivis yang memiliki peran sentral dalam jaringan narkotika internasional yang dipimpin Fredy Pratama.

Frans Antoni diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (18/6/2026), sebelum dipulangkan ke Indonesia Jumat (19/6/2026).

Pemulangan tersangka menggunakan pesawat melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan fasilitas Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), mengingat yang bersangkutan diketahui masuk ke wilayah Malaysia secara ilegal.

Baca Juga:

Frans Antoni, seperti siaranDIVISI HUMAS POLRI yang dikutip POSMETRO MEDAN darihumas.polri.go.id pada Minggu 21 Juni 2026, merupakan tersangka yang telah berstatus DPO sejak 12 November 2023 berdasarkan Nomor: DPO/B15-97/XI/2023/DITTIPIDNARKOBA.

Dalam struktur organisasi sindikat Fredy Pratama, ia diketahui memegang peran ganda sebagai pengendali keuangan, pengatur operasional lapangan, sekaligus penghubung jaringan internasional.

Baca Juga:

Berdasarkan hasil penyidikan, Frans Antoni diduga menjadi otak operasional tindak pidana pencucian uang hasil kejahatan narkotika yang berlangsung selama kurun waktu 2017 hingga 2023.

Selama periode tersebut, dia tercatat melakukan pengangkutan uang hasil kejahatan dari Indonesia menuju Thailand sebanyak kurang lebih 168 kali perjalanan.

Setiap perjalanan membawa dana minimal Rp1 miliar yang terlebih dulu disamarkan melalui sejumlah money changer di Indonesia.

Dana itu selanjutnya dikonversi ke dalam pecahan 1.000 Dolar Singapura sebelum dibawa keluar negeri.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Mesin Rusak, 6 Penumpang Kapal Nelayan Asal Langkat Hanyut Sampai Thailand
Viral ART Asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Orang Ditangkap
Selamat! Australia Juara Piala AFF U-19 Tahun 2026
Bantai Kamboja 4-0, Thailand Tunggu Lawan di Final
Habisi Malaysia, Thailand ke Semifinal, Eh... Vietnam Masih jadi Runner Up Terbaik
Soroti Dugaan Pelanggaran Paspor, Menteri Imipas Tegaskan Sanksi Pidana bagi Oknum Nakal
komentar
beritaTerbaru