2 Korban Ledakan Rumah Mewah di Polonia Masih Dicari, Wali Kota Medan Bilang Begini
2 orang korban ledakan rumah mewah di Polonia hingga kini masih dicari, Wali Kota Medan bilang begini saat meninjau lokasi.
Medan 2 menit lalu
495 gram
Peristiwa perampokan bersenjata di Toko Emas Amin Setia, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan mulai terbongkar.
Baca Juga:
Kepolisian Daerah (Polda) Aceh memastikan pelaku yang ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian merupakan seorang oknum anggota Polri. Duh!
Baca Juga:
Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2026).
Menurut Kombes Pol Joko Krisdiyanto, seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Kabar Daerah 66 yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 20 Juli 2026, tersangka berinisial MZ (28) kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif.
Penangkapan dilakukan tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu pucuk senjata api yang diduga digunakan saat melakukan aksi perampokan.
"Pelaku telah kami amankan beserta sejumlah barang bukti, salah satunya senjata api yang digunakan saat melakukan aksi. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan secara intensif untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam tindak pidana tersebut," kata Kombes Pol Joko Krisdiyanto.
Polda Aceh kemudian mengambil alih penanganan perkara. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka telah mengakui perbuatannya. Polisi menduga aksi nekat itu dipicu persoalan ekonomi, meski penyidik masih mendalami kemungkinan adanya motif lain maupun keterlibatan pihak lain.
"Penanganan kasus ini telah diambil alih oleh Polda Aceh. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku telah mengakui perbuatannya. Motifnya diduga karena tekanan ekonomi. Namun, penyidikan akan terus dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fakta dalam perkara ini dapat terungkap dengan jelas," ujarnya.
Kombes Pol Joko Krisdiyanto menegaskan, status tersangka sebagai anggota Polri tidak akan memengaruhi proses hukum. Menurutnya, Polda Aceh berkomitmen menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.
Dalam kesempatan itu, Polda Aceh juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam tindak pidana itu.
"Kami memohon maaf kepada masyarakat atas peristiwa ini. Kami memastikan bahwa siapa pun yang melakukan tindak pidana akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh," tegas Kombes Pol Joko Krisdiyanto.
Sekadar diketahui aksi perampokan di Toko Emas Amin Setia menggemparkan warga Tapaktuan pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 08.40 WIB.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku datang seorang diri dengan berpura-pura menjadi pembeli.
Tak lama kemudian, pelaku mengeluarkan senjata api, memecahkan kaca etalase, dan membawa kabur sejumlah perhiasan emas sebelum melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tapaktuan.
Berbekal olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV, dan pengejaran intensif, tim gabungan akhirnya menangkap tersangka sekitar pukul 20.00 WIB di kawasan Ujung Pasir, Gampong Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan.
Penangkapan itu dilakukan kurang dari 12 jam setelah aksi perampokan terjadi.
Beredar pula info dalam penangkapan itu polisi turut mengamankan barang bukti berupa perhiasan emas yang diperkirakan mencapai lebih dari 150 mayam atau setara 495 gram dengan nilai ditaksir lebih dari Rp800 juta.
Selain itu, aparat juga menyita satu unit sepeda motor yang diduga digunakan pelaku saat beraksi serta senjata api.
Namun, hingga kini Polda Aceh belum merinci secara resmi jumlah maupun jenis barang bukti yang berhasil disita.
Pengungkapan kasus ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat berkembang di tengah masyarakat terkait identitas pelaku.
Setelah sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan grup percakapan WA, Polda Aceh akhirnya memastikan bahwa pelaku memang merupakan oknum anggota Polri yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Duh!***
2 orang korban ledakan rumah mewah di Polonia hingga kini masih dicari, Wali Kota Medan bilang begini saat meninjau lokasi.
Medan 2 menit lalu
Mayjen TNI (Purn.) Yosua Pandit Sembiring, Perwira Infanteri yang Mengabdi di Berbagai Medan Operasi
Profil 12 menit lalu
Waspadai ancaman rokok elektrik dalam penyalahgunaan narkotika, kata BNN.
Lifestyle 42 menit lalu
Propam Polda Sumut menggelar Gaktiblin di Polres Karo, 12 personel ditindak, mereka juga diTes Urine.
Sumut 57 menit lalu
Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun menggerebek sebuah rumah yang menjadi lokasi transaksi narkoba.
Peristiwa satu jam lalu
Kapolres Humbahas menerima aksi damai warga Sarsiantar sembari menegaskan penanganan perkara secara profesional.
Sumut satu jam lalu
Frank Alexander Hutapea menjadi &039buah bibir&039 setelah mengkritik ayahnya Hotman Paris Hutapea secara terbuka.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Memperkuat kepastian hukum sektor konstruksi, Kanwil Kemenkum Sumut fasilitasi pengharmonisasian Ranperwal Kota Medan.
Medan 2 jam lalu
Cek kandungan kimia hingga rasa, Polres Simalungun memastikan keamanan ribuan porsi makanan dalam MBG (Makan Bergizi Gratis).
Sumut 2 jam lalu
Kondisi jalan di Kabupaten Dairi banyak yang "Babak Belur" hancur tak diperbaiki pemerintah.
Sumut 3 jam lalu