Desak Dinas Pendidikan Evaluasi PTM 100 Persen
POSMETRO MEDAN, Taput Kondisi asap yang masih menyelimuti sejumlah kawasan di Kabupaten Tapanuli Utara menuai perhatian serius dari Komunit
Sumut 3 menit lalu
Kasubbid Fiskom Bid Labfor Polda Sumut, AKBP Roy Tenno Siburian bersama Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak. (Adam Wizard)
POSMETRO MEDAN,Medan- Tim gabungan dari Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Sumatera Utara masih terus melakukan investigasi mendalam terkait insiden ledakan dahsyat, yang merusak rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan.
Baca Juga:
Berdasarkan data terkini dari kepolisian, seluruh korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Insiden tragis ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya selamat namun harus menjalani perawatan akibat luka-luka yang diderita.
Kasubbid Fiskom Bid Labfor Polda Sumut, AKBP Roy Tenno Siburian, mengungkapkan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kuat dugaan pusat ledakan berasal dari bagian dalam rumah, tepatnya di area dapur.
Baca Juga:
"Hasil pemeriksaan awal menunjukkan pola kerusakan dengan ciri khas tekanan yang berasal dari dalam rumah. Tekanan yang sangat kuat ini menyebabkan dinding bangunan hingga barang-barang di dalamnya roboh," ujar Roy kepada awak media,Selasa (21/7/2026).
Roy menjelaskan, fokus penyelidikan kini mengarah kuat pada salah satu ruangan, yakni area dapur. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah petunjuk fisik yang memperkuat indikasi terjadinya ledakan akibat akumulasi gas.
"Di area dapur, kami menemukan kompor tanam dalam kondisi terangkat ke atas serta beberapa pintu kabinet yang terbuka. Di titik itu juga terdapat terminal gas yang biasa digunakan untuk memasak," terangnya.
Ia menambahkan, kondisi fisik di lokasi mengindikasikan kuat telah terjadi kebakaran gas yang memicu peningkatkan tekanan secara mendadak.
Pemeriksaan teknis menggunakan alat gas detector di area dapur juga memperlihatkan adanya konsentrasi gas yang berpotensi memicu ledakan (detonation).
"Kami menemukan adanya konsentrasi gas bervariasi, setidaknya mencapai 10 persen Lower Explosive Limit (LEL). Dalam tingkat konsentrasi tersebut, gas memang sangat rentan terdetonasi," lanjut Roy.
Sejauh ini, tim Labfor tidak menemukan adanya indikasi keberadaan konsentrasi gas berbahaya di area atau ruangan lain selain dapur.
Menutup keterangannya, Roy menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penanganan dan penelusuran secara komprehensif guna memastikan penyebab pasti insiden yang menelan korban jiwa tersebut.(DAM)
POSMETRO MEDAN, Taput Kondisi asap yang masih menyelimuti sejumlah kawasan di Kabupaten Tapanuli Utara menuai perhatian serius dari Komunit
Sumut 3 menit lalu
M. Rizki Nugraha Beri Mandat Pembentukan PASSUS, Aan Sitorus Ditunjuk Pimpin Pasukan Khusus AMPI Kota Medan
Medan 44 menit lalu
POSMETRO MEDAN Turnamen Fun Football Andri Berkah Perkasa Cup 1 2026 siap digelar pada 25 Oktober 2026 di Lapangan Primare Mini Soccer Me
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Komitmen Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan terus diwujudkan melalui pengawa
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Pemuda Pancasila (PP) seSumatera Utara bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan pemerintah kabupaten/kota, menanam 100.00
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, LabuhanbatuOperasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar Polres Labuhanbatu bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Komitmen menjaga kelestarian warisan budaya sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat terus ditunjukkan Pemeri
Medan 5 jam lalu
Kapolres Karo Pimpin Sertijab Kasat Lantas, AKP Andita Sitepu Promosi Jadi Kapolsek Tigalingga.
Sumut 16 jam lalu
Berantas Narkoba, Polres Simalungun Gelar KRYD dan P4GN, Gerebek Rumah di Tapian Dolok, 1,99 Gram Sabu Disita
Peristiwa 16 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, tr
Medan 16 jam lalu