Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Zonk
Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Tanpa Hasil.
Sumut 38 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Serdang Bedagai - Penemuan kerangka manusia dalam pohon aren di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) masih misterius.
Sejauh ini, identitas tulang belulang manusia itu belum terungkap. Selain itu, petugas kepolisian juga belum bisa memastikan apakah kerangka manusia itu menjadi korban pembunuhan atau tidak. Pasalnya, petugas kepolisian masih menyelidikinya.
Baca Juga:
Kerangka manusia itu berada di Dusun I Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (9/9/2025). Ps Kasi Humas Polres Sergai Iptu LB Manullang menyebut tulang belulang itu awalnya ditemukan oleh dua pemuda yang hendak mengambil sawit.
Baca Juga:
Saat itu, keduanya melihat tulang belulang manusia tersebut berada di dalam pohon aren yang tumbang.
Sampel DNA Kerangka Manusia dalam Pohon di Sergai Dikirim ke Puslabfor. Berdasarkan pengakuan salah seorang pemuda tersebut bahwa pohon itu sudah mati sekitar empat tahun lalu. Namun, pohon itu baru tumbang akibat angin kencang yang terjadi kurang lebih seminggu yang lalu dan tampak retak.
"Dari retakan itu, mereka terkejut terlihat ada tulang yang mencurigakan. Kemudian dibongkar barulah tampak tulang tersebut adalah bagian kerangka manusia. Belum bisa dipastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus ini," kata Manullang, Rabu (10/9).
Di dalam pohon itu, petugas juga menemukan sejumlah barang milik korban, diantaranya celana panjang warna hitam, baju biru bertuliskan 'just run', satu handphone merek Nokia dan gelang aluminium silver.
Kasat Reskrim Polres Sergai Iptu Binrod Situngkir mengatakan ada sekitar delapan saksi yang telah diperiksa polisi. Binrod menjelaskan bahwa saksi yang diperiksa itu di antaranya satu keluarga yang mengaku kehilangan anaknya sekitar dua tahun lalu.
"Kita juga mengumpulkan bahan keterangan dari orang-orang sekitar lokasi penemuan kerangka manusia itu. Saksi sudah delapan (diperiksa)," jelasnya, Sabtu (13/9).
Perwira pertama Polri itu menjelaskan bahwa proses autopsi kerangka masih dilakukan. Hasil autopsi itu diperkirakan akan keluar dalam kurun waktu 1-2 minggu.
Selain itu, polisi juga bakal mengirimkan sampel DNA kerangka manusia itu ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri di Jakarta. Pemeriksaan DNA itu membutuhkan waktu cukup lama.
"Yang lama tes DNA-nya, nanti DNA-nya dibawa ke Jakarta ke Puslabfor Polri," jelasnya.
Binrod mengatakan sampel DNA itu nantinya akan dicocokkan dengan DNA warga yang mengaku kehilangan anaknya.
"Ada warga yang ngaku itu keluarganya. Jadi, kita ambil sampel pembandinglah yang ngaku tadi untuk dilakukan pemeriksaan DNA, apakah kerangka manusia itu identik dengan warga yang mengaku keluarganya," sebutnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sosok kerangka manusia ditemukan di dalam pohon aren yang sudah mati di Dusun I, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) Senin (9/9/2025), diduga adalah Muhammad Yuda Prawira (23).
Yuda diberitakan hilang dua tahun lalu.Kapolsek Firdaus, AKP Ahmad Albar mengatakan, menurut keterangan Amrita Hamid, warga sekitar yang mengaku anaknya hilang, setelah sempat berpamitan.
Sekitar Agustus tahun 2023 lalu, Yuda pamit mau merantau. Namun setelah pamit, Yuda hilang kontak hingga saat ini.Keluarga mencurigai tulang belulang manusia yang ditemukan di dalam pohon aren merupakan Yuda.
Sebab, pakaian yang ditemukan bersama tengkorak identik dengan pakaian Yuda."Alasannya merantau. Begitu berangkat gak ada kabar. Yang mirip itu celana panjang pernah dipakai keluarganya juga,"kata Kapolsek Firdaus, AKP Ahmad Albar, Kamis (11/9/2025).
Terkait tengkorak merupakan Yuda, Polisi belum bisa memastikan lantaran masih perlu diperiksa DNA nya. Hal ini dilakukan karena tidak ada yang bisa diperiksa selain dari DNA, karena hanya sisa tulang."Karena tinggal kerangka saja. Belum bisa disimpulkan pembunuhan atau tidak," kata dia. (dts)
Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Tanpa Hasil.
Sumut 38 menit lalu
Letkol Agus Rangkuti menduduki jabatan sebagai Dandim 0207/Simalungun yang baru.
Profil 7 jam lalu
Home Industry Vape Narkoba Libatkan WNA Beroperasi di Kos Mewah di Kota Medan.
Medan 7 jam lalu
Kapolres Asahan Buka Kejurnas Grasstrack Putaran II.
Sport 7 jam lalu
Sindikat Ganjal ATM Kuras Uang Lansia Rp 200 Juta di Medan Beraksi 14 TKP.
Kriminal 7 jam lalu
Operasi Selama 244 Hari, Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Ratusan Miliar
Medan 8 jam lalu
Anggota DPRD Rommy Van Boy Desak Pemko Medan Bongkar Properti Hermes yang Kuasai Trotoar.
Medan 9 jam lalu
Pemprov Sumut dan Kemenhub Bahas Langkah Strategis, BRT Mebidang Ditargetkan Rampung 2027.
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Polrestabes Medan melansir hasil capaian Operasi Antik 2026 yang digelar selama 21 hari berturutturut. Hasilnya, korps Korp
Medan 11 jam lalu
BPK Temukan Potensi Kerugian Rp1,33 Triliun di BTN Dalam Pengelolaan KPR.
Inter-Nasional 11 jam lalu