Minggu, 29 Maret 2026

Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Pelakunya Diduga Siswa yang Kerap Dibully

Faliruddin Lubis - Jumat, 07 November 2025 19:15 WIB
Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Pelakunya Diduga Siswa yang Kerap Dibully
Instagram
Korban dievakuasi pasca ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

POSMETRO MEDAN,Jakarta- Puluhan siswa SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara menjadi korban akibat ledakan yang terjadi di musala pada Jumat (7/11). Aparat kepolisian sejauh ini belum menyimpulkan atau mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa itu.

Kendati, beredar kabar jika pelaku ledakan itu tidak lain adalah siswaSMAN 72 Jakarta sendiri.

Kabar tersebut disampaikan salah satu siswa di sekolah tersebut. Dia menyebut, pelaku adalah siswa kelas XII berinisial FN.

Baca Juga:

Menurut siswa tersebut, pelaku dikenal pendiam dan sering menyendiri di lingkungan sekolah. Dia juga disebut kerap mengalami bullying. Karena itu, siswa berinisial ZA tersebut menduga pelaku dendam kepada teman-temannya yang kerap melakukan perundungan terhadap dirinya.

Diketahui, ledakan pertama terjadi di musala saat salat Jumat berlangsung. Akibatnya, lebih dari 52 siswa mengalami luka. Ia mengaku mendengar suara ledakan keras hingga dua kali.

Baca Juga:

Saat dicek, ditemukan sejenis bom rakitan yang diduga dibuat dengan baterai dan material logam. "Bomnya kaya kawat besi, bukan petasan kertas, tapi kaya kaleng minuman di dalem diduga ada bahan peledak," jelas ZA dilansir dari jawapos.com.

Salah satu siswa kelas XI SMAN 72 Jakarta Sela menyebutkan bom rakitan atau bom molotov yang ditemukan di masjid sekolah diduga dibawa oleh siswa yang kerap di "bully" atau dirundung oleh siswa lain.

"Saya menduga siswa ini ingin balas dendam dan bunuh diri. Tadi saya lihat ada tiga jenis bom dan hanya dua yang meledak," kata S, di Jakarta, Jumat.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, total 54 siswa mengalami luka ringan hingga sedang dalam ledakan SMA 72 ini. Para korban telah dievakuasi ke RS Yarsi dan RS Islam Jakarta, Cempaka Putih.

"Data yang kita terima, 54 orang luka ringan sedang, ada yg sudah pulang sementara itu dulu perkembangan lebih lanjut diinfokan lagi," kata Asep.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago menyatakan belum ada kesimpulan apakah ledakan yang terjadi di SMAN 72 ulah teroris atau bukan. Peristiwa ledakan itu mengakibatkan 54 orang mengalami luka-luka.

"Belum, belum ada kesimpulan (teroris)," kata Djamari Chaniago di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/11).

Ia menjelaskan, saat ini aparat tengah melakukan penyelidikan terkait peristiwa terjadinya ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Menurutnya, aparat kepolisian akan mencari tahu penyebab terjadinya ledakan tersebut. "Ya sedang didalami lah ya, baru kita lihat tempatnya kan di situ, terus ada beberapa yang terluka. Sedang dicari apa penyebabnya," tegasnya.

Ia menegaskan, saat ini Kapolda Metro Jaya bersama dengan Pangdam Jaya dan Wamen Polkam tengah turun ke lokasi kejadian untuk melihat langsung peristiwa tersebut.

"Sekarang sedang diolah di situ dengan Kapolda dan Dandim, dan Wamen saya juga ada di sana," imbuhnya. (fajar/antara)

Tags
beritaTerkait
1 Mayat Siswa SMP yang Hanyut di Sungai Silau Asahan Ditemukan
Mandi-mandi, Dua Siswa SMP Hanyut di Sungai Silau Asahan
Aktivis Mahasiswa Asahan Kutuk Aksi Penyerangan Terhadap Aktivis Andrie Yunus
MBG MTsN 3 Deli Serdang Tetap Lancar dan Kondusif Jelang Akhir Ramadan 1447 H
Kemlu Evakuasi 32 WNI dari Iran Secara Bertahap, Mayoritas Mahasiswa
Kapolres Langkat Hadiri Pembukaan Muscab SEMMI, Ajak Mahasiswa Jaga Stabilitas dan Perkuat Peran Kontrol Sosial
komentar
beritaTerbaru