Kamis, 12 Februari 2026

Hujan Rahmat, Banjir Laknat: Kayu Gelondongan Bongkar Dalang Sesungguhnya

Evi Tanjung - Kamis, 27 November 2025 15:08 WIB
Hujan Rahmat, Banjir Laknat: Kayu Gelondongan Bongkar Dalang Sesungguhnya
Ist
Ketika hutan habis, air tidak lagi mencari jalan, air mencari korban.

"Jelas ada keterlibatan manusia."

Diucapkan singkat, tetapi bunyinya seperti pintu tua yang diretas paksa di tengah malam.

Baca Juga:

Saat ditanya soal kayu gelondongan yang hanyut di arus banjir, Darma kembali menegaskan,

"Kalau hutan kita masih lestari, nggak akan separah ini situasinya,"jelasnya melalui pesan whatsapp-nya.

Baca Juga:

Pernyataan itu seperti menutup debat: hujan bukan penyebab utama, hutan yang dicabik-cabiklah pelaku sebenarnya.

Hutan Gundul, DAS Rusak, Air Jadi Murka

Dari Komisi B DPRD Sumut, suara lain mengiyakan dugaan itu.

Munir Ritonga, anggota Fraksi PKB, memberikan gambaran lebih terang

"Ada banyak laporan penebangan ilegal di sejumlah titik, Audit izin perkebunan belum dilakukan secara menyeluruh celah empuk bagi pelaku nakal, Tata kelola DAS (Daerah Aliran Sungai) buruk, tak sesuai kondisi riil lapangan, Kayu-kayu hanyut adalah bukti diam yang tak bisa dibantah.

Ketika ditanya apakah kayu hanyut itu tanda keterlibatan manusia dalam bencana, Munir menjawab lugas

Tags
beritaTerkait
Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
Satgas Gulbencal Kodam I/BB Bersihkan SDN 155678 Hutanabolon 2 Pasca-Longsor
4 Desa di Langkahan Aceh Utara Minim Bantuan
Brimob Polda Sumut Kawal Kunjungan Menteri PPPA, Hadirkan Harapan dan Senyum Anak-anak Korban Longsor di Sipirok
Opsss...Pembalakan Liar Pemicu Bencana Tapteng Terbongkar, Nama Tersangka Bakal Diumumkan
Personel Batalyon-C Turun Langsung Bersihkan Rumah dan Gereja Pasca Longsor dan Banjir Bandang di Tapsel
komentar
beritaTerbaru