"Bisa jadi dan sangat memungkinkan sekali,"ungkapnya kepada Posmetro Medan melalui pesan whatsapp.
Inilah pengakuan yang tak banyak pejabat mau ucapkan.
Baca Juga:
Pengakuan yang menunjukkan, banjir bukan turun dari langit, tapi bangkit dari akar masalah yang dibiarkan membusuk bertahun-tahun
Menurut Munir, Komisi B kini sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut dan pemerintah kabupaten/kota untuk mengevakuasi warga, membangun tenda-tenda penampungan, menyalurkan bahan makanan, memverifikasi laporan masyarakat mengenai kerusakan lingkungan.
Baca Juga:
Namun pertanyaan terbesar
Jika akar masalahnya tak disentuh, apa gunanya menambal luka setiap tahun?
Yang terjadi di Sumut bukan bencana alam.
Ini adalah bencana lingkungan, hasil dari hutan yang dipotong tanpa ampun, lereng yang digunduli investor, izin–izin perkebunan yang entah siapa yang menjaga, sungai yang diganggu jalannya, DAS yang tidak dipulihkan pengawasan yang lebih sering hadir di rapat, bukan di lapangan.
Banjir besar 2025 adalah bukti paling terang bahwa tanah sudah kehilangan daya tahan, dan air yang seharusnya menjadi rahmat akhirnya menjadi murka.
Wawancara singkat dengan dua anggota DPRD Sumut menunjukkan satu kesimpulan tegas
Tags
beritaTerkait
komentar