Rabu, 12 Agustus 2026

Hujan Rahmat, Banjir Laknat: Kayu Gelondongan Bongkar Dalang Sesungguhnya

Evi Tanjung - Kamis, 27 November 2025 15:08 WIB
Hujan Rahmat, Banjir Laknat: Kayu Gelondongan Bongkar Dalang Sesungguhnya
Ist
Ketika hutan habis, air tidak lagi mencari jalan, air mencari korban.

"Bisa jadi dan sangat memungkinkan sekali,"ungkapnya kepada Posmetro Medan melalui pesan whatsapp.

Inilah pengakuan yang tak banyak pejabat mau ucapkan.

Baca Juga:

Pengakuan yang menunjukkan, banjir bukan turun dari langit, tapi bangkit dari akar masalah yang dibiarkan membusuk bertahun-tahun

Menurut Munir, Komisi B kini sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut dan pemerintah kabupaten/kota untuk mengevakuasi warga, membangun tenda-tenda penampungan, menyalurkan bahan makanan, memverifikasi laporan masyarakat mengenai kerusakan lingkungan.

Baca Juga:

Namun pertanyaan terbesar

Jika akar masalahnya tak disentuh, apa gunanya menambal luka setiap tahun?

Yang terjadi di Sumut bukan bencana alam.

Ini adalah bencana lingkungan, hasil dari hutan yang dipotong tanpa ampun, lereng yang digunduli investor, izin–izin perkebunan yang entah siapa yang menjaga, sungai yang diganggu jalannya, DAS yang tidak dipulihkan pengawasan yang lebih sering hadir di rapat, bukan di lapangan.

Banjir besar 2025 adalah bukti paling terang bahwa tanah sudah kehilangan daya tahan, dan air yang seharusnya menjadi rahmat akhirnya menjadi murka.

Wawancara singkat dengan dua anggota DPRD Sumut menunjukkan satu kesimpulan tegas

Tags
beritaTerkait
2 Lokasi Longsor di Pematangsiantar, BPBD Bersama Pemerintah Kecamatan Evakuasi Korban
Jelang HUT Ke-81 RI, Hutama Karya Kebut Penanganan Darurat Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera
Jalan KKA Desa Babussalam Aceh Ambruk Akibat Banjir dan Longsor, Akses Transportasi Terputus
Banjir dan Longsor di Bangladesh, 54 Orang Tewas, Ribuan Warga Terisolir
Bupati Humbang Hasundutan Salurkan Bantuan Sosial kepada 414 Korban Banjir dan Longsor
Turun Tangan Selamatkan Lingkungan, PTPN IV dan Ikatan Istri Perkebunan Gencarkan Tanam Pohon
komentar
beritaTerbaru