Kamis, 14 Mei 2026

Hujan Rahmat, Banjir Laknat: Kayu Gelondongan Bongkar Dalang Sesungguhnya

Evi Tanjung - Kamis, 27 November 2025 15:08 WIB
Hujan Rahmat, Banjir Laknat: Kayu Gelondongan Bongkar Dalang Sesungguhnya
Ist
Ketika hutan habis, air tidak lagi mencari jalan, air mencari korban.

"Jelas ada keterlibatan manusia."

Diucapkan singkat, tetapi bunyinya seperti pintu tua yang diretas paksa di tengah malam.

Baca Juga:

Saat ditanya soal kayu gelondongan yang hanyut di arus banjir, Darma kembali menegaskan,

"Kalau hutan kita masih lestari, nggak akan separah ini situasinya,"jelasnya melalui pesan whatsapp-nya.

Baca Juga:

Pernyataan itu seperti menutup debat: hujan bukan penyebab utama, hutan yang dicabik-cabiklah pelaku sebenarnya.

Hutan Gundul, DAS Rusak, Air Jadi Murka

Dari Komisi B DPRD Sumut, suara lain mengiyakan dugaan itu.

Munir Ritonga, anggota Fraksi PKB, memberikan gambaran lebih terang

"Ada banyak laporan penebangan ilegal di sejumlah titik, Audit izin perkebunan belum dilakukan secara menyeluruh celah empuk bagi pelaku nakal, Tata kelola DAS (Daerah Aliran Sungai) buruk, tak sesuai kondisi riil lapangan, Kayu-kayu hanyut adalah bukti diam yang tak bisa dibantah.

Ketika ditanya apakah kayu hanyut itu tanda keterlibatan manusia dalam bencana, Munir menjawab lugas

Tags
beritaTerkait
Tertimbun Longsor, 2 Pekerja Pengambil Timah di Area Bekas PT Gunung Gahapi Sakti Ditemukan Tewas
Nenek Pencari Batu Tewas Tertimbun Tanah Longsor
Lima Titik Longsor Bisa Dilalui meski Satu Arah
Duka Dari Sembahe, Lima Tewas Terkena Longsor, Kapolrestabes Medan Prioritaskan Evakuasi Berikut Foto-fotonya
Brimob Sumut Terjang Longsor Sembahe Demi Selamatkan Nyawa
Longsor di Desa Sembahe, 5 Orang Meninggal Dunia
komentar
beritaTerbaru