Rabu, 13 Mei 2026

Update Korban Bencana Aceh-Sumatera: 995 Jiwa Meninggal Dunia, 226 Orang Masih Hilang

Administrator - Sabtu, 13 Desember 2025 13:46 WIB
Update Korban Bencana Aceh-Sumatera: 995 Jiwa Meninggal Dunia, 226 Orang Masih Hilang
Istimewa
Banjir dan kondisi di Tapanuli Tengah.

POSMETRO MEDAN,Medan -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, Sabtu (13/12/2025) pagi per pukul 09.47 WIB.

Berdasarkan data, korban meninggal mencapai 995 orang, masih dinyatakan hilang 226 orang, dan korban yang terluka sebanyak 5,4 ribu orang.

"Korban meninggal 995 jiwa, hilang 226 jiwa, dan terluka 5,4 ribu," tulis BNPB, dikutip Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga:

Bila korban meninggal dunia dirinci berdasarkan kabupaten/kota, yakni Kabupaten Agam 184 orang, Aceh Utara 154 orang, Tapanuli Tengah 111 orang, Tapanuli Selatan 86 orang, Aceh Tamiang 58 orang, Kota Sibolga 54 orang, Aceh Timur 50 orang, Bener Meriah 37 orang.

Selanjutnya Tapanuli Utara 36 orang, Bireuen 29 orang, Pidie Jaya 29 orang, Aceh Tengah 24 orang, Padang Pariaman 23 orang, Kota Padang Panjang 19 orang, Deli Serdang 17 orang.

Baca Juga:

Lalu Langkat 13 orang, Aceh Tenggara 12 orang, Kota Medan 12 orang, Kota Padang 11 orang, Humbang Hasundutan 9 orang, Kota Langsa 5 orang, Gayo Lues 5 orang, Kota Lhokseumawe 4 orang, dan Pasaman Barat 4 orang.

Selain itu, BNPB juga mengumpulkan data berbagai infrastruktur yang rusak, diantaranya 158 ribu rumah di 52 kabupaten/kota terdampak. Kemudian kerusakan fasilitas umum sebanyak 1,2 ribu, fasilitas kesehatan 219, fasilitas pendidikan 581, rumah ibadah 434, gedung/kantor 290, jembatan 145.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan empati sekaligus komitmen pemerintah untuk hadir sepenuhnya membantu percepatan pemulihan keadaan usai bencana alam. Hal itu disampaikan Prabowo saat meninjau korban bencana banjir di Takengon, Aceh, Jumat (12/12/2025),

"Anak-anakku, ibu-ibu, semuanya, saya datang ke sini hari ini untuk bertemu, melihat keadaan, dan mengecek langsung dari Pak Bupati, wakil bupati, serta tokoh masyarakat tentang bagaimana kita bisa mempercepat pemulihan keadaan," ujar Prabowo melalui Tim Media Presiden, di Jakarta.

Prabowo menegaskan komitmen untuk mempercepat pemulihan situasi pasca-banjir dan kebutuhan warga dapat segera terpenuhi.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda pemerintah untuk mengevaluasi situasi di sejumlah wilayah yang baru saja dilanda bencana alam.

Prabowo mengakui kondisi di lapangan memang tidak mudah, namun pemerintah tidak akan tinggal diam.

"Memang keadaannya cukup sulit dan memprihatinkan, tapi percaya lah bahwa saudara-saudara tidak sendiri. Kami semua bertekad untuk bekerja keras membantu meringankan kesulitan bapak-bapak dan ibu-ibu semuanya," tutur Prabowo.

Sebelum melanjutkan perjalanannya, Prabowo menutup kunjungan dengan doa bagi keselamatan warga. Ia menjanjikan pemerintah akan terus mengirimkan bantuan.

Presiden Prabowo juga mengajak masyarakat untuk tetap tabah menghadapi situasi pasca-bencana.

"Saya minta semuanya bersabar. Insya Allah kita bisa cepat mengembalikan keadaan supaya hidup bisa lebih baik," ucap Prabowo.

Dengan peninjauan langsung ini, pemerintah berharap proses pemulihan di Takengon, Aceh, berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

(wan/bbs)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Zakiyuddin  Serahkan  Bantuan Perbaikan Rumah Tahap II secara Simbolis
Viral! Luhut Bentak Emak-emak di Tenda Pengungsian Sumut, Kau Boleh Ngomong Macam-macam ke Orang Lain, Sama Saya Jangan
Kepala BNPB Tinjau Langsung Banjir Langkat, Pastikan Penanganan Pasca Banjir Dengan Cepat
Kolaborasi Dengan BNPB, Bupati Syah Afandin Perintahkan Jajaran Untuk Cepat Tangani Banjir Langkat
Update BNPB: Korban Meninggal Bencana Sumatera Bertambah Jadi 631 Orang
Korban Banjir Sumatera Tembus 442 Jiwa Tewas, 402 Masih Hilang
komentar
beritaTerbaru