Informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang petugas kebersihan kolam bernama Nurma pertama kali melihat kedua anak kembar tersebut dalam kondisi mengapung di permukaan air. Menyadari kondisi itu, Nurma segera memanggil penjaga kolam renang, M. Ihsan Arippin, untuk meminta bantuan.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke tepi kolam. Namun saat dilakukan pengecekan, keduanya tidak menunjukkan tanda-tanda respons. Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Haji guna mendapatkan pertolongan medis.
Baca Juga:
Meski telah mendapatkan penanganan dari tim medis, nyawa kedua anak kembar tersebut tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Inafis Polrestabes Medan, penyebab kematian kedua korban dipastikan akibat tenggelam. Pihak keluarga juga menyatakan telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan sepakat untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah.(detiksumut/MS)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar