Sumut Raih Peringkat 5 Pada MTQN XXXI Semarang
POSMETRO MEDAN, Semarang Provinsi Sumatera Utara meraih peringkat 5 pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke XXX Tahun 2026 di Semarang.
Inter-Nasional 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Beberapa orang mengalami nyeri dada yang bisa sangat menyakitkan. Misalnya, rasa nyeri itu menjalar hingga ke lengan kiri dan punggungnya, membuatnya sulit bernapas dan berkeringat dingin. Dalam kondisi panik, penderita dapat diliputi kecemasan karena tak tahu pasti apakah ini gejala serangan jantung yang mematikan atau hanya akibat asam lambung yang kambuh.
Ketidakpastian itu membuatnya ragu untuk segera mencari pertolongan medis. Padahal, nyeri dada seperti ini bisa menjadi tanda kondisi serius yang memerlukan penanganan cepat.
Lalu, apa perbedaan antara nyeri dada yang disebabkan oleh asam lambung dengan serangan jantung?
Baca Juga:
Dokter gastroneterologi di RSUPN Cipto Mangunkusumo, Dr. dr. Hasan Maulahela, SpPD, Subsp. G.E.H (K) menjelaskan bahwa perbedaan kentara antara nyeri dada akibat asam lambung dan serangan jantung adalah berdasarkan dampak dari aktivitas yang dilakukan. "Nyeri dada yang memberat pada saat aktivitas bisa merupakan gangguan jantung," ujar Hasan saat dikutip dari kompas.com, Kamis (29/5/2025).
Ia menambahkan, untuk nyeri dada karena asam lambung, akan disertai dengan rasa terbakar di dada yang biasanya timbul setelah makan. "Nyeri dada karena asam lambung (GERD), biasanya timbul setelah makan, terutama ketika berbaring atau membungkuk," lanjut dia.
Baca Juga:
Hasan menambahkan, gejala ini disebabkan oleh refluks asam lambung ke kerongkongan (esofagus), yang merupakan gejala utama GERD.
Sementara itu, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus dekan di Fakulkas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM mengatakan, perbedaan antara nyeri dada ini terletak pada lokasi rasa sakitnya.
"Nyeri jantung itu biasanya ada di sebelah kiri dan menjalar ke tangan kiri," ujar Ari saat dihubungi secara terpisah oleh Kompas.com, Kamis (29/5/2025).
"Kalau asam lambung biasanya nyerinya dada disertai mulut pahit dan rasa asam," lanjut dia.
Meski sudah mengetahui perbedaan dari nyeri dada akibat asam lambung atau gangguan jantung, Ari mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memeriksakannya ke dokter jika terjadi nyeri dada. Sebab, dengan pemeriksaan yang tepat, maka diagnosa bisa ditegakkan untuk dilakukan tindakan pertolongan atau pengobatan yang sesuai. (wan/kcm)
POSMETRO MEDAN, Semarang Provinsi Sumatera Utara meraih peringkat 5 pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke XXX Tahun 2026 di Semarang.
Inter-Nasional 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Perkara dugaan suap proyek jaringan internet Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebing di Pengadilan Ti
Peristiwa 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hendra Wijaya, menerim
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Beringin Tim Pembina Posyandu Kabupaten Deli Serdang memperkenalkan Sinergi Posyandu Terintegrasi untuk Deli Serdang Sehat
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Beringin Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kabupaten Deli Serdang saat ini mencakup 57 ti
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, mewakili Kabupaten Deli Serdang dalam Evaluasi 10 Program Pokok PKK
Sumut 13 jam lalu
Presiden El Salvador Nayib Bukele Perang Melawan Korupsi, Dari Geng Kriminal ke Pejabat Korup.
Inter-Nasional 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pagar Merbau Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara mengevaluasi pelaksanaan program Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) d
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Lubuk Pakam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupate
Sumut 13 jam lalu
Satu Pelaku Curas Diamankan, Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Dua Perkara Sekaligus.
Peristiwa 15 jam lalu