Inovasi KISAH-KITA Bawa Duo MAN 3 Medan ke Top 80 Nasional
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional 32 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan - Aksi Pembongkaran Plang Pemuda Pancasila (PP) nyaris memicu bentrokan di Jalan Karya Darma No. 01, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga:
Ketegangan terjadi setelah plang organisasi Pimpinan Ranting PP Kelurahan Polonia diduga dibongkar oleh orang suruhan PT Anugerah Dirgantara Perkasa (ADP).
Peristiwa tersebut memicu reaksi keras puluhan kader Pemuda Pancasila. Situasi memanas ketika perwakilan PT ADP menyatakan bahwa kantor sekretariat Ranting PP berdiri di atas lahan milik perusahaan, sehingga plang dinilai tidak berhak dipasang di lokasi tersebut.
Baca Juga:
Ketegangan meningkat setelah plang Pemuda Pancasila yang sebelumnya terpasang di depan sekretariat diketahui telah dipindahkan ke area lahan kosong di sekitar lokasi.
Tindakan itu mendorong kedatangan kader Pemuda Pancasila se-Kecamatan Medan Polonia yang mempertanyakan langkah sepihak tersebut.
Sekretaris PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia, Rasyid, membantah klaim PT ADP. Ia menegaskan bahwa sekretariat dan plang organisasi tidak berdiri di atas lahan milik perusahaan.
"Pos Ranting Pemuda Pancasila ini tidak berdiri di atas tanah PT ADP. Jangan coba-coba membongkar plang ini. Jika memang kami memancang plang di atas tanah ADP, silakan bongkar," ujar Rasyid di lokasi kejadian.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia, Rommy Van Boy, juga mengecam pembongkaran plang tersebut.
Ia menilai tindakan itu dilakukan tanpa koordinasi dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.
"Pos dan plang Pemuda Pancasila adalah marwah organisasi. Kami mengutuk keras tindakan yang kami nilai arogan," kata Rommy.
Rommy menambahkan, organisasi kepemudaan tidak seharusnya diperlakukan secara sewenang-wenang, terlebih di tengah kondisi Kota Medan yang relatif kondusif.
"Pemuda Pancasila bukan organisasi sembarangan. Kami memiliki sejarah panjang dalam menjaga ideologi bangsa," ujarnya.
Insiden ini diduga dipicu oleh Damanik, perwakilan PT ADP yang disebut merupakan pensiunan TNI dan menjabat sebagai staf khusus perusahaan.
Ia dinilai tidak mengedepankan pendekatan persuasif dalam menyikapi persoalan di lapangan.
Setelah melalui proses mediasi di lokasi, pihak PT ADP akhirnya diminta memasang kembali plang Pemuda Pancasila di tempat semula.
Petugas gabungan Babinsa dan Tim Reskrim Polsek Medan Baru bergerak cepat mengamankan situasi serta membubarkan massa.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali kondusif.( Red)
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional 32 menit lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus pencurian disertai kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Aspri
Peristiwa 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB) Jaya Kota Medan menerima bantuan logistik berupa beras dar
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar Job Fair 2026 dengan melibatkan 30 perusahaan, sebagai up
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Sandra D
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Warga Dusun XVIII Persil, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menyambut penuh s
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat Aliansi Masyarakat dan Kontraktor Kabupaten Langkat bersama Badan Pengurus Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi N
Peristiwa 13 jam lalu
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 15 jam lalu
Samosir Sukses Jadi Tuan Rumah Toba Caldera Culture Festival 2026, Bupati Vandiko Dorong Budaya Batak ke Dunia.
Global 16 jam lalu
Polres Tapanuli Tengah Ringkus Terduga Pengedar Sabu di Toko Sepatu di Pandan.
Peristiwa 17 jam lalu