"Saat itu saya merasa ada yang tidak beres. Wahana sedang mengayun, lalu tiba-tiba bagian kursi terlepas. Diduga besinya sudah berkarat," ungkapnya saat ditemui di Rumah Sakit Setio Husodo.
Dalam penanganan kasus ini, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya olah TKP dan dokumentasi bersama unit identifikasi, mengamankan barang bukti berupa potongan besi dan komponen wahana, serta memeriksa saksi-saksi dan operator.
Baca Juga:
Saat ini, pihak yang diduga bertanggung jawab masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani mengimbau kepada seluruh penyelenggara hiburan rakyat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan dan kelayakan wahana permainan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Baca Juga:
Polres Asahan menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta akan menindak tegas setiap bentuk kelalaian yang membahayakan keselamatan publik.(BBS)
Tags
beritaTerkait
komentar