Jumat, 10 April 2026

Longsor di Desa Sembahe, 5 Orang Meninggal Dunia

Faliruddin Lubis - Rabu, 08 April 2026 11:59 WIB
Longsor di Desa Sembahe, 5 Orang Meninggal Dunia
IST
Polsek Pancur Batu Evakuasi Korban Tanah Longsor di Desa Sembahe, 5 Orang Meninggal Dunia.

POSMETRO MEDAN, Sembahe- Bencana tanah longsor melanda Dusun 3, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Selasa malam (07/04/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Peristiwa ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang menyebabkan Sungai Sembahe meluap hingga menggenangi badan Jalan Jamin Ginting.

Luapan air tersebut memicu longsor yang menimpa permukiman warga di sekitar lokasi. Sejumlah rumah dilaporkan tertimbun material tanah dan bebatuan.

Baca Juga:

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi S.H bersama personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat.

Petugas gabungan yang tiba di lokasi segera melakukan pencarian korban secara manual di tengah kondisi gelap dan material longsor yang tebal.

Baca Juga:

Sebanyak delapan rumah warga terdampak dalam kejadian ini, masing-masing milik Boy Simorangkir, Ros Br Ginting, Gobal, Gendut, Darma Ginting, Terusdi Ginting, Fernando Sembiring, dan Datuk.

Sekitar pukul 21.00 WIB, tim menemukan korban pertama, Gobal (39), dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara itu, ibunya, Sehat Br Tarigan (65), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat namun mengalami luka berat. Korban kemudian dilarikan ke RS Adam Malik untuk mendapatkan perawatan intensif.

Proses pencarian terus dilakukan hingga dini hari dengan bantuan alat berat berupa excavator. Secara bertahap, tim kembali menemukan korban lainnya, yakni Rizky (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati Br Ginting (30), dan Jamila Br Ginting (40). Seluruhnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan data sementara, total korban dalam peristiwa ini mencapai lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.

Tidak terdapat korban luka ringan. Selain itu, sebanyak 25 warga terpaksa mengungsi akibat terdampak bencana.

Pada Rabu pagi (08/04/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, tenda pengungsian telah didirikan untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pembersihan material longsor serta pencarian kemungkinan adanya korban lain yang masih tertimbun.

Sementara itu, akses Jalan Jamin Ginting yang menghubungkan Medan–Berastagi sempat terganggu akibat longsor di dua titik.

Namun, berkat kerja cepat petugas dengan menggunakan alat berat, jalur tersebut kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi S.H mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.(TER)

Tags
beritaTerkait
Nenek Pencari Batu Tewas Tertimbun Tanah Longsor
Lima Titik Longsor Bisa Dilalui meski Satu Arah
Bupati dr H Asri Ludin Tambunan Pimpin Mabicab, Pramuka Deli Serdang Ditarget Jadi Terbaik di Sumut
Bupati Deli Serdang Tinjau Langsung Longsor Sembahe, Percepat Penanganan dan Bantuan untuk Korban
Duka Dari Sembahe, Lima Tewas Terkena Longsor, Kapolrestabes Medan Prioritaskan Evakuasi Berikut Foto-fotonya
Tim SAR Brimob Evakuasi Korban Longsor Sembahe
komentar
beritaTerbaru