Jumat, 10 April 2026

Begal Berparang Beraksi di Dalam Angkot, Penumpang Panik Lompat Selamatkan Diri

Faliruddin Lubis - Rabu, 08 April 2026 13:06 WIB
Begal Berparang Beraksi di Dalam Angkot, Penumpang Panik Lompat Selamatkan Diri
IST/RD
Kedua korban saat menjalani perawatan.

POSMETRO MEDAN,Medan – Aksi kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan kembali meresahkan. Jika sebelumnya aksi tawuran, begal, dan penjarahan kerap terjadi secara berkelompok, kali ini tindak kriminal berlangsung di dalam angkutan kota (angkot) Morina 81.

Akibat kejadian tersebut, penumpang panik, dua orang nekat melompat, satu mengalami luka ringan, dan satu lainnya harus menjalani perawatan intensif.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, menambah panjang daftar kasus kriminal yang menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Saat itu, satu unit angkotMorina melaju dari arah Belawan menuju Kota Medan.

Baca Juga:

Berdasarkan informasi yang diperoleh, di dalam angkot terdapat lima orang, yakni sopir, seorang pelaku, serta tiga penumpang wanita.

Dua di antaranya diketahui bernama Novianti Nourman Br. Tampubolon (24), mahasiswa warga Simpang Kantor, Simpang Sei Mati, Medan Labuhan, dan Erika Pinesia Hasibuan (24), karyawan apotek yang tinggal di Jalan Tangguk Sentosa VII No.132 Blok 4, Griya Martubung I. Keduanya naik dari Simpang Martubung.

Baca Juga:

Setibanya di persimpangan kawasan KIM, pelaku yang membawa senjata tajam jenis parang mulai melancarkan aksinya dengan mengancam para penumpang.

Merasa nyawa terancam, kedua korban nekat melompat dari angkot saat kendaraan melintas di sekitar persimpangan SPBU Kayu Putih.

Setelah kejadian tersebut, angkot langsung melaju meninggalkan lokasi, sementara satu penumpang wanita lainnya selamat karena tidak menjadi sasaran, diduga karena sudah lanjut usia.

Warga yang melintas dan melihat kejadian itu segera memberikan pertolongan dengan membawa kedua korban ke RS Mitra Medika yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, Novianti mengalami luka ringan pada bagian tangan dan telah diperbolehkan pulang. Sementara Erika masih menjalani perawatan intensif di lantai 6 rumah sakit.

Selain luka fisik, kedua korban juga mengalami kerugian materi berupa dua unit telepon genggam dan barang berharga lainnya yang dibawa kabur pelaku.

Pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol T. Sibuea melalui Kanit Reskrim IPTU Dr. Nodi, SH, MH, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan korban.

"Kami sudah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku yang melakukan aksi tersebut," ujarnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan transportasi umum serta segera melapor apabila memiliki informasi terkait kejadian tersebut.(RD)

Tags
beritaTerkait
Saat Kunjungan Komisi V DPR RI, Wakil Walikota Medan Minta Pertemuan Lintas Sektor Atasi Banjir Rob Belawan
Tim Gabungan Gerebek Lokasi Rawan Kriminal di Belawan, 4 Orang Diamankan
KM Indah Sakti Terbakar di Belawan, 3 Nelayan Tewas 5 Hilang
Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Police Goes To School di SMA Negeri 9 Medan
Kejari Belawan Eksekusi terpidana DPO Kasus Penelantaran Rumah Tangga
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Bekuk Remaja Pengedar Shabu di Marelan
komentar
beritaTerbaru