Rabu, 22 Juli 2026

Heboh! Video Pegawai SPPG Joget dan Tabur Uang di Dapur MBG

Faliruddin Lubis - Jumat, 10 April 2026 18:19 WIB
Heboh! Video Pegawai SPPG Joget dan Tabur Uang di Dapur MBG
Instagram@feedgramindo
Potongan videoa aksi pegawai SPPG di Sumenep, Jawa Timur yang berjoget hingga saweran uang Rp100 ribu.

POSMETRO MEDAN, Sumenep – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan aksi tak pantas yang diduga dilakukan oleh sejumlah pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cendekia Waskita di Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Video tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @feedgramindo pada Rabu (8/4/2026). Dalam rekaman itu, tampak beberapa pegawai perempuan berseragam SPPG asyik berjoget dan bernyanyi di dalam ruangan yang diduga merupakan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tak hanya bernyanyi dan berjoget, sejumlah pegawai juga terlihat menaburkan uang pecahan Rp100 ribu layaknya aksi saweran, yang sontak menuai sorotan publik. "Karyawan SPPGSumenep karaoke di dapur sambil tabur uang," demikian keterangan dalam unggahan yang beredar.

Baca Juga:

Aksi tersebut dinilai mencederai rasa empati masyarakat. Pasalnya, di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, perilaku tersebut dianggap tidak mencerminkan sikap yang seharusnya ditunjukkan oleh petugas pelayanan publik.

Alih-alih menjadi teladan, tindakan para pegawai itu justru menuai kecaman, terutama karena dilakukan di area dapur yang semestinya steril dari aktivitas non-operasional.

Baca Juga:

Dalam video yang beredar, terlihat beberapa pegawai berjoget mengikuti irama musik dari speaker. Suasana tampak santai layaknya hiburan, bukan lingkungan kerja yang berkaitan dengan pelayanan gizi masyarakat.

Sorotan publik semakin tajam ketika terlihat aksi saweran uang oleh beberapa pegawai, yang dinilai tidak etis dilakukan di lingkungan kerja, terlebih di fasilitas pelayanan publik.

Kecaman datang dari warga setempat. Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kangayan, Pongli, menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakpekaan. "Ini sangat tidak patut dicontoh," tegas Pongli, Selasa (7/4/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa persoalan terkait SPPG sebelumnya pernah terjadi, termasuk soal kualitas menu makanan yang dibagikan kepada siswa yang sempat menuai kritik. "Bukan memperbaiki kualitas, ini malah bikin masalah lagi," ujarnya.

Warga pun mendesak pemerintah pusat untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja petugas SPPG di wilayah tersebut.

Tags
beritaTerkait
BGN Akui Insentif 'Pukul Rata' Rp6 Juta untuk Semua Dapur tak Adil
Kepala SPPG di Jabar Diduga Bunuh Diri di Parkiran Mal
Sindiran Keras Prabowo ke Dandim Minta Awasi MBG: "Manggil-manggil Minta Setoran"
Makin Panas !!! ‎Kejati Jateng Terima Perintah Sisir Semua SPPG, Termasuk Milik Polri
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan Sembilan Rekomendasi Strategis, Dorong Kaloborasi Aktif Pemda Dalam Kebijakan Nasional
Hari Kedua Geofest 2026 Diwarnai Aksi Konservasi, Dorong Toba Caldera Menuju Green Zone
komentar
beritaTerbaru