Minggu, 14 Juni 2026

Begal Siang Bolong di Medan Marelan, Ibu Penjual Pecal Disabet Parang

Faliruddin Lubis - Jumat, 17 April 2026 10:05 WIB
Begal Siang Bolong di Medan Marelan, Ibu Penjual Pecal Disabet Parang
IST/InvestigasiNews
Seorang ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai penjual pecal menjadi korban pembegalan disertai kekerasan pada siang hari.

POSMETRO MEDAN,Medan – Aksi kriminal jalanan kembali meresahkan warga di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Kali ini, seorang ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai penjual pecal menjadi korban pembegalan disertai kekerasan pada siang hari.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ileng, Gang Mushola, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga:

Korban, Yuliana (42), diketahui baru saja pulang usai mengantar anaknya ke sekolah. Tanpa disadari, ia diduga telah dibuntuti oleh dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy sejak dari simpang Jalan Ileng.

Setibanya di lokasi kejadian yang berada di pinggiran tanggul Sungai Deli, kedua pelaku langsung menghadang korban. Salah satu pelaku bahkan sempat memutar arah kendaraan sambil mengacungkan senjata tajam jenis parang panjang.

Baca Juga:

Pelaku kemudian merampas tas milik korban yang berisi handphone dan uang tunai. Meski tidak berhasil membawa sepeda motor korban, aksi pelaku tergolong brutal karena sempat menyerang korban dengan senjata tajam.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian tangan kanan akibat sabetan parang.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke RS Wulan Windi untuk mendapatkan perawatan medis.

Seorang warga menyebutkan bahwa aksi begal kini tidak hanya terjadi di kawasan Belawan, tetapi juga sudah merambah ke wilayah Medan Marelan dan semakin nekat karena dilakukan pada siang hari.

"Sekarang bukan cuma malam, siang bolong pun sudah berani. Warga jadi makin takut," ujar salah seorang warga.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius masyarakat, mengingat lokasi kejadian tidak jauh dari Mapolsek Medan Labuhan, yang merupakan bagian dari Polres Pelabuhan Belawan. Warga pun berharap pihak kepolisian segera bertindak cepat untuk mengungkap dan menangkap para pelaku.

Sebelumnya, masyarakat Medan Utara juga sempat menggelar aksi unjuk rasa ke Polres Pelabuhan Belawan, mendesak aparat kepolisian agar meningkatkan keamanan dan memberantas aksi begal yang semakin merajalela.

Namun hingga kini, warga menilai kondisi keamanan di wilayah tersebut masih belum membaik dan cenderung semakin mencekam.(InvestigasiNews)

Tags
beritaTerkait
Laporan Pengeroyokan Mandeg Sejak 2025, Korban: Apa Harus Viral Dulu?
Polsek Siantar Martoba Respons Cepat, Cek TKP Ada Laporan Keributan
Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Zonk
Polres Dairi Bongkar Rekayasa Begal Rp297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online
MAN 1 Padangsidimpuan Raih Juara 3 Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional 2026
Pimpinan PT Perkebunan Nusantara I & IV Audiensi ke Kajati Sumut
komentar
beritaTerbaru