Selasa, 21 April 2026

Driver Ojol Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Jalan Rajawali

Faliruddin Lubis - Selasa, 21 April 2026 07:50 WIB
Driver Ojol Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Jalan Rajawali
Satlantas Polrestabes Medan
Sepeda motor ojol yang tertabrak kereta api di Medan, Senin (20/4/2026).

POSMETRO MEDAN,Medan - Driver ojek online bernama Rajali (38) tewastertabrak kereta api saat melewati perlintasan tanpa palang di Jalan Rajawali, Medan.

Jasad Rajali bahkan terpental hingga ke kendang babi yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Warga sekitar, Jefri Sinaga, mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 12.30 WIB, tadi. Saat itu, korban tengah membawa seorang penumpang. Pada saat kejadian, motor korban datang dari arah Jalan Rajawali dan melintas di rel tersebut.

Baca Juga:

"Sementara kereta api datang dari Medan menuju ke arah Bandara Kualanamu," kata Jefri, Senin (20/4/2026).

Sebelum kereta menabrak motor yang dikendarai Rajali, penumpang buru-buru melompat. "Sementara ojolnya terlempar ke kandang babi ini, driver ojol tewas di lokasi," sebutnya.

Baca Juga:

Dia mengatakan bahwa kendaraan ojol itu terseret kereta api hingga sejauh 500 meter. Jefri mengaku kecelakaan di perlintasan itu cukup sering terjadi karena tidak adanya palang pintu.

"Kendaraannya terseret lebih 500 meter, sampai berhenti pun kereta apinya karena lengket motornya (di kereta api)," jelasnya.

Seorang warga lainnya, H Hasibuan mengatakan bahwa biasanya ada warga yang menjaga perlintasan kereta api itu. Namun, pada saat kejadian kebetulan tidak ada yang menjaga.

"Yang jaga tadi kebetulan tidak ada, biasanya sering distop sama anak-anak yang berjaga," sebutnya.

Dia mengaku bahwa pengendara yang hendak melintas di lokasi seharusnya berhati-hati dan menjaga jarak minimal 2 meter dari perlintasan saat kereta api hendak melintas. Sebab, pengendara bisa terkena bahaya jika terlalu dekat dengan perlintasan.

"Jadi, radius dari rel itu 2 meter, karena kalau satu meter, bahaya. Biasa kami di sini, sering juga kena batu, kayu terbang. karena kencangnya kereta api," pungkasnya.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Widodo mengatakan informasi kejadian itu diterima personel Polsek Medan Area sekira pukul 12.38 WIB. Usai menerima informasi itu, petugas kepolisian pun langsung turun ke lokasi.

"Sesampainya menuju lokasi dan benar ada seorang mayat laki-laki yang sudah tergeletak di pinggir rel kereta api," kata Widodo.

Setelah itu, petugas kepolisian menghubungi tim inafis. Lalu, polisi juga meminta keterangan sejumlah warga yang berada di lokasi.

Berdasarkan keterangan seorang warga bernama Putra Nababan, kata Widodo, korban Rajali saat kejadian tengah membawa seorang penumpang perempuan. Keduanya datang dari arah Jalan Rajawali menuju Jalan Padang.

Saat kejadian, korban diduga tidak menyadari bahwa kereta api akan melintas dari arah Medan menuju Bandara Kualanamu. Akibatnya, korban tertabrak dan terpental ke sebelah kanan sejauh 7 meter.

"Pengendara ojek online meninggal dunia, sedangkan penumpang melompat sebelum datangnya kereta, sehingga hanya mengalami luka ringan dan dibawa ke klinik," jelasnya.

Setelah kejadian itu, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. "Pihak Polsek Medan Area menyerahkan korban kepada pihak keluarga dan pihak keluarga menolak untuk diautopsi," ujarnya. (detiksumut)

Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan Internasional, Ribuan Vape dan Ekstasi Disita
Teruslah Menjadi Perempuan Yang Berani Bermimpi Dan Berjuang, Perempuan Hebat Tak Pernah Berhenti Melangkah
Percepat Pembangunan Jembatan Gang Damai Polonia, Pemko Medan Surati PT KAI
Rico Waas Tekankan Pentingnya Kerjasama Antar Kota Dalam Menghadapi Tantangan Zaman
Perkuat Sinergi Dan Optimalisasi Pelayanan, Camat Medan Selayang Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Lurah Dan Pejabat Struktural
Apel Gabungan Perdana, Khairul Azmi Ajak Jajaran SDABMBK Perkuat Disiplin Dan Solidaritas
komentar
beritaTerbaru