Dini Hari Nanti: Amerika Serikat vs Australia, Awas! Tiket Lolos Bisa Tertahan
Prediksi Timnas Amerika Serikat vs Australia di Piala Dunia 2026, Duel Penentu Tiket ke Babak 32 Besar
Sport 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Bau sangit sisa kayu yang terbakar masih menyengat di udara Lingkungan Bakti Lama, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, Rabu (29/4/2026).
Di antara tumpukan puing yang menghitam, pemandangan berbeda tampak mencolok. Puluhan personel kepolisian berseragam cokelat tidak datang dengan garis polisi, melainkan dengan tangan yang siap kotor.
Personel Polres Labuhanbatu dikerahkan bukan untuk melakukan penyelidikan hukum, melainkan untuk sebuah misi kemanusiaan, membantu tujuh kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal agar bisa kembali tegak berdiri.
Baca Juga:
Kehadiran korps baju cokelat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya. Tak sendirian, ia didampingi Wakapolres Kompol Panggil S. Simbolon, Asisten I Pemkab Labuhanbatu H. Sarimpunan Ritonga, hingga Pimpinan Cabang BRI Rantauprapat.

Baca Juga:
Kehadiran para tokoh ini seolah mengirimkan pesan kuat kepada warga, 'kalian tidak sendirian'. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan sektor perbankan ini menunjukkan bahwa pemulihan pasca bencana adalah tanggung jawab bersama.
Di lokasi, AKBP Wahyu tidak hanya meninjau kerusakan fisik. Ia meluangkan waktu untuk duduk bersimpuh dan berdialog langsung dengan para korban.
Mendengar keluh kesah mereka, ia berusaha menyelami kebutuhan mendesak yang diperlukan warga untuk menyambung hidup pasca insiden yang menghanguskan harta benda tersebut.
"Kami hadir untuk memberikan dukungan, baik moril maupun materil. Kami ingin kehadiran Polri menjadi pemantik semangat agar bapak dan ibu sekalian bisa segera bangkit kembali," ujar AKBP Wahyu sembari memberikan kata-kata penguatan.
Sebagai wujud empati yang nyata, Kapolres menyerahkan bantuan uang tunai kepada para terdampak. Sebuah langkah kecil yang diharapkan mampu menyambung napas dapur warga di tengah musibah yang melanda.
Di sudut lain, Kasat Samapta AKP Kando Hutagalung memandu para personel bahu membahu dengan warga membersihkan material bangunan yang hancur. Debu dan panas matahari tak dihiraukan. Fokusnya satu, memastikan lingkungan Bakti Lama kembali tertata.
Meski kebakaran ini membawa kerugian materil yang signifikan bagi tujuh keluarga, setidaknya sore itu ada senyum tipis yang terselip di wajah warga.
Kehadiran aparat yang turun langsung mengotori tangan bersama mereka memberikan rasa aman dan nyaman yang sulit dinilai dengan angka.
Peristiwa di Lingkungan Bakti Lama ini menjadi pengingat bahwa di balik ketegasan seragam Polri, terdapat sisi humanis yang selalu siap hadir sebagai pengayom saat masyarakat berada di titik terendahnya. Kini, puing-puing itu mulai bersih, perlahan berganti dengan harapan baru untuk menata hari esok. (HBB)
Prediksi Timnas Amerika Serikat vs Australia di Piala Dunia 2026, Duel Penentu Tiket ke Babak 32 Besar
Sport 5 menit lalu
Pelaku pencurian besi tower di Binjai Barat ditangkap Polres Binjai.
Kriminal 42 menit lalu
Polri menegaskan mendukung secara penuh percepatan upaya rehabilitasi maupun rekonstruksi pascabencana di Sumatera, terutama Sumatera Utara.
Inter-Nasional 58 menit lalu
Tori Penso mencatat sejarah sebagai wasit wanita pertama asal Amerika Serikat yang memimpin pertandingan Piala Dunia 2026 Grup A antara Ceko
Sport satu jam lalu
Berkat gol penentu dari hadia penalti wasit wanita, Afrika Selatan lolos dari jebakan Ceko.
Sport satu jam lalu
Ketika Swiss Tampil Menggila saat Menaklukkan Bosnia 41.
Sport 2 jam lalu
Bahlil Lahadalia, selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku ke depan tak ada lagi aksi pemadaman listrik. Benarkah?
Bisnis 2 jam lalu
Kepastian ini diraih setelah salah satu tuan rumah turnamen akbar tersebut memetik kemenangan tipis atas Korea Selatan dalam laga sengit ya
Sport 2 jam lalu
Penyidik disebut meringsek masuk ke dalam kamar pribadi Roy dan istri. Menurut Khozinudin, tindakan ini adalah bentuk penyalahgunaan kekuas
Peristiwa 2 jam lalu
Acosta menjelaskan, satu dekade lalu, pebalap hebat bisa memenangkan balapan hanya dengan motor biasabiasa saja. Namun, saat ini, fenomena
Sport 3 jam lalu