Sabtu, 20 Juni 2026

Wakil Rakyat Alergi Wartawan RR dan Bayang-bayang Ketertutupan DPRD Sumut

Administrator - Kamis, 03 Juli 2025 14:43 WIB
Wakil Rakyat Alergi Wartawan RR dan Bayang-bayang Ketertutupan DPRD Sumut
Ist
Anggota DPRD Sumut saat rapat kerja di hotel Grand Mercure.

Bahkan ketika ditanya soal pandangannya terhadap 100 hari kinerja Gubernur Bobby Nasution, Roni memilih diam seribu bahasa.

Padahal, semangat demokrasi menghendaki keterbukaan informasi, bukan eksklusivitas dalam ruang kekuasaan. Apalagi, jabatan publik yang disandang seorang legislator yang dua periode ini dibiayai oleh pajak rakyat, sehingga akuntabilitas bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban.

Baca Juga:

Selain itu ketua DPRD Sumut turut mengamini dengan gesturnya. Ia tak berkata apa-apa hanya memeluk tubuhnya sendiri, seperti menyimpan dunia dibalik tulang seolah berkata," Jangan tanya kenapa aku diam lihat saja tanganku yang tak lagi menjangkaumu" Ia pun menjauhkan diri dari wartawan dan menyingkir ke rombongan lainnya.

Fenomena ini menandai pentingnya evaluasi terhadap hubungan komunikasi legislatif dan pers. Padahal, Wartawan bukan musuh demokrasi, melainkan mata dan telinga publik yang berfungsi mengawasi jalannya pemerintahan.

Baca Juga:

Apakah sikap seperti ini mencerminkan ketakutan akan bayang-bayang kasus yang tengah bergulir, seperti penangkapan Kadis PUPR Sumut oleh KPK yang sempat menjadi tangan kanan Gubernur atau sekadar bentuk keengganan membuka ruang dialog demi menjaga citra politik.(erni tan)

Editor
: Evi Tanjung
Tags
beritaTerkait
Ketua DPRD Sumut Temui Massa Aksi BEM USU, Terima Sembilan Tuntutan
Usai Aksi Demonstrasi, Kapolrestabes Medan Ajak Kutip Sampah
Demo di DPRD Sumut Memanas, Kapolrestabes Medan Turun Tangan Redam Massa: "Saya Berdiri di Sini untuk Kalian"
DPRD Sumut Gelar RDP Bahas Dugaan Kejahatan Perbankan dan Kerugian Nasabah BNI Pematangsiantar
Darma Putra Rangkuti Tegaskan Reses Bukan Sekadar Formalitas Belaka
FABEM Sumut dan Aktivis Indonesia Kunjungi Komisi D DPRD Sumut, Bahas RDP PLN hingga Tata Kelola Pertambangan
komentar
beritaTerbaru