Rabu, 13 Mei 2026
Sosialisasi Wasbang Ketua Bapemperda DPRD Sumatera Utara Darma Putra Rangkuti SHut MSi

Menyalakan Api Pancasila di Tanah Siantar dan Simalungun

Faliruddin Lubis - Rabu, 05 November 2025 10:39 WIB
Menyalakan Api Pancasila di Tanah Siantar dan Simalungun
IST/Erni
Sosialisasi Wasbang Ketua Bapemperda DPRD Sumatera Utara Darma Putra Rangkuti SHut MSi

POSMETRO MEDAN,Medan – Hujan baru saja reda di langit Pematang Siantar ketika Darma Putra Rangkuti, S.Hut, M.Si, Ketua Bapemperda DPRDSumatera Utara, berdiri di hadapan ratusan warga yang berkerumun di bawah tenda sederhana.

Tak ada panggung megah, tak pula protokol yang kaku. Hanya suara lantang penuh keyakinan yang menggema, "Pancasila bukan sekadar semboyan, ia adalah napas kehidupan bangsa."

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digagas oleh tim Sobat DPR di berbagai titik di Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun.

Baca Juga:

Di sinilah semangat kebangsaan benar-benar diuji, bukan di ruang sidang berpendingin udara, melainkan di tengah masyarakat yang datang dengan sandal basah dan hati penuh ketulusan.

Baca Juga:

"Banyak yang lupa bahwa Pancasila bukan hanya dokumen sejarah. Ia adalah pedoman hidup, arah moral, dan kompas kebangsaan," ujar Darma Putra Rangkuti, dengan suara tenang namun menusuk, seolah berbicara langsung ke hati rakyat.

Meski cuaca sering tak bersahabat, warga tetap datang. Dari petani, pedagang, hingga mahasiswa, semua duduk bersisian, mendengarkan kisah tentang gotong royong, toleransi, keadilan sosial, dan semangat persatuan yang kini kian diuji oleh zaman.

Diskusi berlangsung hangat, jauh dari formalitas, namun penuh makna. Di sana, nilai-nilai Pancasila seakan hidup kembali, tumbuh di ruang batin warga yang tersentuh oleh dialog sederhana.

"Yang kita butuhkan bukan ceramah panjang, tapi contoh nyata bagaimana hidup dengan nilai-nilai itu," tutur seorang ibu rumah tangga dari Simalungun sambil tersenyum.

Bagi Darma Putra Rangkuti, kegiatan seperti ini bukan sekadar agenda formal DPRD. Ia menyebutnya sebagai "pengabdian batin", bentuk tanggung jawab moral agar masyarakat di akar rumput kembali menyadari bahwa persatuan tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari kesediaan untuk saling memahami.

Tags
beritaTerkait
FABEM Sumut dan Aktivis Indonesia Kunjungi Komisi D DPRD Sumut, Bahas RDP PLN hingga Tata Kelola Pertambangan
Profil Kombes Firman Darmansyah, Arsitek Tilang Canggih yang Kini Mengatur Denyut Jalanan Ibu Kota
Airin Rico Waas : Cetak Talenta Digital Untuk Indonesia Emas 2045
Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Ungkap Pencurian HP Pekerja Bangunan
Ungkap Jaringan Narkoba Simalungun-Batubara, Polisi Sita 142 Gram Sabu dan Airsoft Gun
Ada Rumah Warga Terkurung Tembok Perusahaan, Penghuni Rumah Enggan Bertemu
komentar
beritaTerbaru