Mayat di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan Ternyata Gantung Diri, Dikenal Sebagai 'Pak Ogah'
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Angin perubahan berembus dari ruang Sidang Paripurna DPRD Sumatera Utara. Pagi itu, suara lantang anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar, Abdi Ritonga Santoso, SE, MM, menggema dari podium utama.
Dengan tatapan tegas dan penuh keyakinan, Abdi menyerukan bahwa arah pembangunan Sumatera Utara tidak boleh lagi terjebak dalam rutinitas administratif. Menurutnya, APBD Tahun Anggaran 2026 harus menjadi alat perubahan nyata, bukan sekadar deretan angka di atas kertas.
"Kebijakan fiskal tahun depan mesti berorientasi pada kesejahteraan rakyat, menekan birokrasi yang berbelit, serta memperkuat efektivitas pengawasan anggaran," ujar Abdi Ritonga dalam Sidang Paripurna DPRD Sumut yang membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026, Jumat (7/11/2025).
Baca Juga:
Dalam pandangan umumnya, Abdi menegaskan bahwa Fraksi Golkar menatap tahun fiskal 2026 dengan optimisme baru. Ia menyebut, proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5 persen menjadi momentum bagi Sumatera Utara untuk memperkuat empat pilar utama ekonomi rakyat, yakni pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan transportasi.
Namun, di tengah semangat pertumbuhan itu, ia mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan, seperti ketimpangan antarwilayah, rendahnya produktivitas tenaga kerja, serta belum optimalnya transformasi digital di sektor ekonomi.
Baca Juga:
Untuk itu, Fraksi Golkar menegaskan tiga agenda strategis sebagai poros kebijakan pembangunan Sumut tahun 2026, yaitu:
1. Pemulihan ekonomi rakyat, dengan memperkuat investasi, mempercepat hilirisasi industri, dan mendorong digitalisasi UMKM agar ekonomi daerah tumbuh dari bawah.
2. Reformasi pelayanan publik dan birokrasi, melalui efisiensi belanja administratif serta peningkatan porsi belanja publik dan modal yang produktif.
3. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama pengentasan kemiskinan dan keberlanjutan pembangunan jangka panjang.
Abdi juga memaparkan bahwa proyeksi pendapatan daerah Sumut tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp14,17 triliun, meningkat sekitar 3,5 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp8,12 triliun, atau berkontribusi 57,3 persen terhadap total pendapatan.
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 8 menit lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal 51 menit lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mencuat dan menjadi
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat kembali menyalurkan Kado Lebaran Yatim (KLY) kepada 15 siswa yatim di SMP Al Washliyah 8, Senin (11/5/
Medan 14 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Peluang kerja sama strategis antara Pemko Medan dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, semakin te
Medan 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pertemuan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Rumah
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai sosial kontrol, media massa merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di pusat maupun daerah. Unt
Medan 15 jam lalu
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, Enam Orang Diamankan dan Sejumlah Barang Bukti Narkoba.
Medan 15 jam lalu
2 Pelaku Begal Pelajar SMA 5 Binjai Beraksi Secara Mobile di Jalanan.
Kriminal 15 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Dua pelaku Begal pelajar SMA 5 Binjai beraksi secara Mobile dengan cara berhentikan langsung korbandi jalanan sam
Peristiwa 16 jam lalu