Rabu, 03 Juni 2026
Wajah Moderasi Beragama

Ketika Guru Kristen Terdampar di MIN Tobasa

Evi Tanjung - Rabu, 03 Juni 2026 18:44 WIB
Ketika Guru Kristen Terdampar di MIN Tobasa
ist
Lisna saat berinteraksi dengan anak didiknya siswa MIN Tobasa

Selepas kuliah, Lisna bekerja sebagai guru pengganti sembari mempersiapkan diri mengikuti seleksi CPNS. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, ia tidak mengikuti bimbingan belajar maupun membeli banyak buku persiapan. Penghasilannya sebagai guru honorer digunakan secara hemat untuk membeli beberapa paket try out daring, sementara materi lainnya ia pelajari secara mandiri melalui media sosial dan video pembelajaran.

Baca Juga:

Usaha dan doa itu akhirnya berbuah manis. Lisna dinyatakan lulus sebagai CPNS Kementerian Agama Republik Indonesia pada formasi Guru Ahli Pertama Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes). Kebahagiaan keluarga semakin lengkap ketika ia ditempatkan di Kabupaten Toba, daerah yang selama ini selalu mereka doakan.

Baca Juga:

Di usia yang baru menginjak 23 tahun, Lisna menjadi salah satu ASN termuda di satuan kerjanya. Tangis haru sang ibu pecah saat mendengar kabar tersebut. Harapan yang selama ini mereka perjuangkan akhirnya menjadi kenyataan.

Namun perjalanan Lisna tidak berhenti sampai di sana. Penempatan kerjanya justru menghadirkan pengalaman yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Sebagai seorang yang memeluk Agama Kristen, Ia ditugaskan mengajar di sebuah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Toba Samosir di bawah naungan Kementerian Agama.

Tags
beritaTerkait
From Medan to Ningbo City : Cerita Laila Menimba Ilmu di Negeri Tirai Bambu
Pagelaran Seni dan Budaya MAN 2 Langkat Diapresiasi Banyak Pihak
Panitia PMBM MTsN 2 Madina Pastikan Seleksi Transparan dan Sesuai Regulasi
KPK dan Kanwil Kemenag Sumut Perkuat Pendidikan Antikorupsi melalui Safari Keagamaan
Kanwil Kemenagsu Teken Pernyataan Komitmen Bersama PMBM TP 2026/2027
Unimed Gelar Rapat Penyusunan Laporan PPG Guru Madrasah
komentar
beritaTerbaru