Rabu, 29 Juli 2026
Wajah Moderasi Beragama

Ketika Guru Kristen Terdampar di MIN Tobasa

Evi Tanjung - Rabu, 03 Juni 2026 18:44 WIB
Ketika Guru Kristen Terdampar di MIN Tobasa
ist
Lisna saat berinteraksi dengan anak didiknya siswa MIN Tobasa

Selepas kuliah, Lisna bekerja sebagai guru pengganti sembari mempersiapkan diri mengikuti seleksi CPNS. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, ia tidak mengikuti bimbingan belajar maupun membeli banyak buku persiapan. Penghasilannya sebagai guru honorer digunakan secara hemat untuk membeli beberapa paket try out daring, sementara materi lainnya ia pelajari secara mandiri melalui media sosial dan video pembelajaran.

Baca Juga:

Usaha dan doa itu akhirnya berbuah manis. Lisna dinyatakan lulus sebagai CPNS Kementerian Agama Republik Indonesia pada formasi Guru Ahli Pertama Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes). Kebahagiaan keluarga semakin lengkap ketika ia ditempatkan di Kabupaten Toba, daerah yang selama ini selalu mereka doakan.

Baca Juga:

Di usia yang baru menginjak 23 tahun, Lisna menjadi salah satu ASN termuda di satuan kerjanya. Tangis haru sang ibu pecah saat mendengar kabar tersebut. Harapan yang selama ini mereka perjuangkan akhirnya menjadi kenyataan.

Namun perjalanan Lisna tidak berhenti sampai di sana. Penempatan kerjanya justru menghadirkan pengalaman yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Sebagai seorang yang memeluk Agama Kristen, Ia ditugaskan mengajar di sebuah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Toba Samosir di bawah naungan Kementerian Agama.

Tags
beritaTerkait
Lindungi Anak dari Kekerasan Nyata dan Digital
Kakanwil : Penghulu Harus Tingkatkan Kompetensi dan Terus Berinovasi
Kanwil Kemenag Sumut Gaungkan Deklarasi Pesantren Ramah Anak, Ini Isi 5 Deklarasinya
Guru MAN 1 Deli Serdang Raih Runner-Up Duta Guru Bank Indonesia Sumatera Utara 2026
Menag RI Tekankan PTKIN Sebagai Pusat Keunggulan Akademik dan Dakwah
Siswa MAN 2 Tapteng, Raih Medali Perak di Liga Olimpiade Cendikia Nusantara
komentar
beritaTerbaru