Nilai Tukar Rupiah Senin 16 Februari 2025 Rp16.831 per Dolar AS
Nilai tukar Rupiah menguat terhadap Dolar AS pada Senin 16 Februari 2025.
Bisnis 28 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan-Kita berada di sebuah era, di mana seorang pemimpin, selain dituntut harus bekerja keras, harus pula siap untuk sering berdiri di depan sorot kamera, fasih merangkai kalimat, dan pandai mengemas kesan.
Sebenarnya, itu tak selalu karena keinginan memoles citra, tetapi karena zaman memang menuntut siapa pun untuk terbuka kepada publik.
Akan tetapi, ada juga yang bersikukuh memilih jalan berbeda: tetap lebih fokus bekerja, hemat berbicara. Tipe kedua inilah yang terasa melekat pada sosok Irjen Whisnu Hermawan Februanto, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Baca Juga:
Lahir di Bandung 54 tahun silam, ia tak pernah tampak sebagai figur yang mengejar sorot lampu. Dalam berbagai kesempatan, kalimatnya pendek-pendek, seperlunya. Tak bertele-tele. Selebihnya, ia membiarkan kerja yang berbicara.
Di tubuh Kepolisian Daerah Sumatera Utara, gaya kepemimpinan seperti ini bukan perkara mudah. Sumatera Utara adalah panggung dengan banyak lapis persoalan: kriminalitas perkotaan, peredaran narkotika, konflik agraria, hingga dinamika sosial yang tak pernah benar-benar sunyi.
Baca Juga:
Di ruang yang bergemuruh itu, Whisnu justru memilih irama yang tenang. Ia dikenal sebagai pekerja keras. Bukan sekadar hadir dalam agenda resmi, melainkan turun memeriksa detail, memastikan instruksi berjalan, dan menagih akuntabilitas. Mereka yang bekerja dekat dengannya paham, standar yang ia pasang tidak rendah. Disiplin bukan jargon, melainkan kebiasaan.
Yang menarik, semua itu dilakukan tanpa kegaduhan. Ia tak gemar membangun citra melalui retorika berlebihan. Tidak ada gunanya kita berharap dia akan mengeluarkan komentar yang bombastis.
Dalam banyak situasi, ia membiarkan hasil kerja kolektif jajarannya tampil sebagai wajah institusi.
Bekerja dalam senyap bukan berarti bekerja tanpa arah. Justru di sanalah letak kepemimpinannya: konsisten, terukur, dan penuh kepedulian. Kepedulian itu tampak dalam cara ia merespons persoalan-persoalan sosial, dari penanganan kasus-kasus yang menyentuh rasa keadilan publik, hingga perhatian terhadap kesejahteraan internal anggota.
Ia memahami bahwa institusi yang kuat lahir dari dua hal: ketegasan ke luar dan empati ke dalam.
Nilai tukar Rupiah menguat terhadap Dolar AS pada Senin 16 Februari 2025.
Bisnis 28 menit lalu
Kampung Kolam Diserang, Warga Pekan Labuhan Tewas Tertembak Diduga garagara aksi begal.
Peristiwa satu jam lalu
Prakiraan cuaca Kota Medan hari ini Senin 16 Februari 2026 diramal bervariasi.
Medan 2 jam lalu
54 Tahun Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H, Jenderal yang Bekerja Dalam Senyap
Profil 3 jam lalu
Hari Ini, Selasa 17 Februari 2026 Pemerintah Arab Saudi Pantau Hilal Ramadhan 1447 Hijriyah
Inter-Nasional 5 jam lalu
Kasus investasi bodong bermodus pencairan dana fantastis yang mencatut logo Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Bank Indonesia.
Medan 5 jam lalu
Bermodal janji fantastis mengubah Rp16 juta menjadi Rp160 miliar, sindikat penipuan berkedok investasi diduga menjerat puluhan warga di Kota
Medan 5 jam lalu
Kodam I/BB Terima 8 Unit Jembatan Modular Tipe 31 untuk Percepat Pemulihan Infrastruktur.
Sumut 5 jam lalu
POSMETROMEDAN, Tapsel Rumah Zakat melalui program Berbagi Makanan Keluarga (BMK) menyalurkan sebanyak 450 kotak makanan kepada masyarakat d
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Dr.Harli Siregar SH.,M.Hum secara resmi menutup kejuaraan karate Kajati Sumut CUP II Tahun 2026 di Gedung Olahraga Pa
Sport 6 jam lalu