Waspadai Ancaman Rokok Elektrik dalam Penyalahgunaan Narkotika
Waspadai ancaman rokok elektrik dalam penyalahgunaan narkotika, kata BNN.
Lifestyle 19 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat - Wacana penambahan peserta Piala Dunia menjadi 64 tim kembali menjadi pembahasan hangat di dunia sepak bola.
Gagasan yang didukung PresidenFIFAGianni Infantino itu diyakini dapat membuka peluang lebih besar bagi negara-negara berkembang untuk tampil di ajang paling bergengsi tersebut.
Namun, usul tersebut juga menuai banyak kritik dari berbagai konfederasi. Ide memperluas jumlah peserta pertama kali diajukan oleh Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL).
Baca Juga:
Mereka mengusulkan agar Piala Dunia 2030 yang bertepatan dengan perayaan 100 tahun turnamen digelar dengan 64 peserta sebagai edisi spesial. Menurut CONMEBOL, format baru itu akan membuat lebih banyak negara bisa ikut merasakan atmosfer Piala Dunia.
Selain itu, semakin banyak tim yang tampil diharapkan dapat mempercepat perkembangan sepak bola di berbagai belahan dunia. Gianni Infantino pun memberikan sinyal positif terhadap gagasan tersebut.
Baca Juga:
Dia menilai negara-negara kecil membutuhkan kesempatan lebih besar agar memiliki motivasi untuk terus berkembang dan bersaing di level internasional.
Meski demikian, dukungan terhadap rencana itu belum sepenuhnya bulat. Presiden UEFA Aleksander Ceferin secara terbuka menyebut usulan tersebut sebagai ide yang kurang tepat.
Hal serupa juga disampaikan Presiden CONCACAF Victor Montagliani dan Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim yang khawatir ekspansi berlebihan justru mengganggu keseimbangan kompetisi. Selain kualitas pertandingan, aspek teknis juga menjadi perhatian.
Penambahan menjadi 64 tim berarti jumlah pertandingan akan meningkat signifikan. FIFA harus menyiapkan lebih banyak stadion, lapangan latihan, hotel, transportasi, hingga sistem keamanan untuk mendukung penyelenggaraan turnamen.
Belum lagi tantangan perubahan iklim yang membuat penyelenggaraan pertandingan pada siang hari semakin sulit dilakukan di sejumlah negara. Faktor tersebut diperkirakan akan membuat proses penentuan tuan rumah Piala Dunia di masa depan semakin rumit.
Waspadai ancaman rokok elektrik dalam penyalahgunaan narkotika, kata BNN.
Lifestyle 19 menit lalu
Propam Polda Sumut menggelar Gaktiblin di Polres Karo, 12 personel ditindak, mereka juga diTes Urine.
Sumut 34 menit lalu
Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun menggerebek sebuah rumah yang menjadi lokasi transaksi narkoba.
Peristiwa 49 menit lalu
Kapolres Humbahas menerima aksi damai warga Sarsiantar sembari menegaskan penanganan perkara secara profesional.
Sumut satu jam lalu
Frank Alexander Hutapea menjadi &039buah bibir&039 setelah mengkritik ayahnya Hotman Paris Hutapea secara terbuka.
Inter-Nasional satu jam lalu
Memperkuat kepastian hukum sektor konstruksi, Kanwil Kemenkum Sumut fasilitasi pengharmonisasian Ranperwal Kota Medan.
Medan satu jam lalu
Cek kandungan kimia hingga rasa, Polres Simalungun memastikan keamanan ribuan porsi makanan dalam MBG (Makan Bergizi Gratis).
Sumut 2 jam lalu
Kondisi jalan di Kabupaten Dairi banyak yang "Babak Belur" hancur tak diperbaiki pemerintah.
Sumut 2 jam lalu
Saat dipamerkan, lengan robot mampu mengambil gelas dan memungut buah apel tanpa pengguna menyentuh tombol, mengucapkan perintah suara, mau
Lifestyle 2 jam lalu
BGN Akui Insentif Rp6 Juta untuk semua dapur tak adil.
Inter-Nasional 2 jam lalu