Cetak Gol Lagi, Lionel Messi Makin Tak Terkejar Perebutan Top Skor
Lionel Messi Makin Tak Terkejar! Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 Berubah, Erling Haaland dan Kylian Mbappe Tertinggal.
Sport 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Valencia -- Francesco Bagnaia menjalani musim 2025 yang jauh dari kata mudah sebagai pembalap pabrikan Ducati. Kondisi ini membuatnya mulai waswas terkait masa depannya bersama tim yang telah membesarkan namanya.
Sepanjang musim, juara dunia MotoGP dua kali itu hanya mengemas dua kemenangan grand prix. Hasil tersebut menempatkannya di posisi kelima klasemen akhir, pencapaian terburuknya sejak berseragam tim pabrikan.
Pria yang memiliki nama panggilan Pecco Bagnaia itu mengaku kesulitan menemukan rasa percaya diri pada bagian depan motor GP25. Situasi makin buruk setelah jeda musim panas ketika performanya terus merosot.
Baca Juga:
Balapan di Valencia menjadi contoh paling nyata saat ia terjatuh di lap pembuka akibat kontak dengan Johann Zarco. Insiden itu disebutnya sebagai kejadian balap biasa tanpa unsur kesengajaan.
Kecelakaan tersebut memperpanjang tren negatif Bagnaia dengan lima kali gagal finis beruntun di hari Minggu. Dalam tujuh balapan terakhir, satu-satunya hasil positif justru kemenangan mengejutkan di GP Jepang. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar, apakah Bagnaia masih yakin ingin bertahan bersama Ducati. Tekanan meningkat karena performanya tak kunjung membaik dan hubungan dengan tim terlihat tegang.
Baca Juga:
Meski begitu, Ducati tetap menunjukkan dukungan penuh padanya. Bagnaia juga menegaskan bahwa ia masih ingin menjadikan Ducati sebagai tim terakhir dalam kariernya. "Saya ingin melanjutkan dengan Ducati," ujarnya seusai balapan Valencia, dikutip VIVA Otomotif dari Crash, Selasa 18 November 2025.
Ia menambahkan bahwa Ducati adalah tim yang memberinya kesempatan meraih gelar dunia. Bagnaia juga mengatakan dirinya telah memberikan kontribusi penting dalam pengembangan motor.
Menurutnya, motor sekarang menjadi paket yang bisa digunakan oleh semua pembalap Ducati dengan kompetitif. Ambisinya adalah mengakhiri karier bersama tim yang sudah dibelanya sejak debut MotoGP pada 2019. Namun ia mengakui pembicaraan kontrak belum dimulai.
"Mungkin kami mulai bicara soal itu musim dingin ini, saya tidak tahu," katanya.
Ia menegaskan bahwa bukan dirinya yang menentukan kapan negosiasi dimulai. Pecco Bagnaia telah bersama Ducati sejak awal karier MotoGP dan meraih dua gelar dunia pada 2022 serta 2023. Kini, ia berharap musim 2026 menjadi titik kebangkitan sebelum masa depannya benar-benar diputuskan.
Lionel Messi Makin Tak Terkejar! Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 Berubah, Erling Haaland dan Kylian Mbappe Tertinggal.
Sport 9 jam lalu
Hasil Moto3 Belanda 2026 Maximo Quiles Jadi Pemenang, Veda Ega Crash
Sport 9 jam lalu
Hasil MotoGP Belanda 2026 Ai Ogura Juara.
Sport 10 jam lalu
3 Komplotan Pencuri Motor Modus Pesan Hotel di Medan Diringkus, 1 Remaja Wanita
Kriminal 10 jam lalu
Wakapolda Sulsel Tinjau Satkamling Sipakainga di Gowa, Apresiasi Peran Warga Jaga Kamtibmas.
Inter-Nasional 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sikap pejabat publik dalam merespons kritik dan pemberitaan kembali menjadi perhatian. Founder Ethics of Care, Far
Editorial 12 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai DPC PDI Perjuangan Kota Binjai menggelar Musyawarah Cabang SeKota Binjai serta Pendidikan Politik Bagi Pengurus A
Politik 15 jam lalu
Hasil Imbang Austria vs Aljazair Buat Iran Tersingkir dan Gagal ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 19 jam lalu
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Pemuliaan NilaiNilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel Sambut Hari Bhayangkara ke80.
Medan 19 jam lalu
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 22 jam lalu