Oknum Jaksa Todongkan Pistol ke Warga Demi Bela Pacar, Korban Lapor ke Polda Sumut
POSMETRO MEDANJagat hukum di Sumatera Utara kembali tercoreng oleh aksi arogan oknum yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat. Seorang p
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta - Gelar juara Piala Afrika 2025 yang diraih Senegaldicopot oleh CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika). Otoritas sepak bola benua hitam itu memberikan penjelasan soal aturan yang dipakai.
Dilansir dari The Athletic pada Rabu (18/3/2026), CAF menganulir hasil partai final yang digelar di Rabat, Maroko pada 18 Januari lalu. Skor kemenangan 1-0 milik Senegal diubah jadi kemenangan 3-0 untuk Maroko.
Jalannya laga itu memang penuh drama karena sempat dihentikan belasan menit menyusul protes Senegal atas keputusan pemberian penalti kepada Maroko oleh wasit Jean-Jacques Ndala di akhir babak kedua. Hal itu terjadi usai Brahim Diaz dilanggar El Hadji Malick Diouf.
Baca Juga:
Sejumlah pemain Senegal pun sempat keluar lapangan meski akhirnya kembali usai dibujuk Sadio Mane yang tetap berada di lapangan. Laga kemudian dilanjutkan dan penalti panenka Diaz ditangkap Edouard Mendy.
Di laga itu, Senegal akhirnya berhasil mencetak gol di babak 2x15 menit lewat Pape Gueye. Gol tunggal itu sukses mengantarkan Senegal menjadi juara Piala Afrikan 2025.
Baca Juga:
Namun hasil laga tersebut tetap digugat Federasi Sepakbola Maroko (FRMF) karena menilai protes Senegal "berdampak pada alur laga dan performa para pemain" Maroko. CAF lantas mengabulkan banding tersebut 57 hari setelah final usai.
CAF pada rilis yang diumumkan 17 Maret 2026 itu, menyebut Senegal telah melanggar aturan Piala Afrika pasal 82, yakni: "meninggalkan lapangan sebelum pertandingan berakhir tanpa izin dari wasit."
Senegal pun kemudian dijatuhkan hukuman sesuai pasal 84, yakni dinyatakan kalah 0-3, kecuali saat itu Maroko sedang unggul.
Lewat pernyataan resminya, FRMF "menekankan bahwa langkah banding ini tidak pernah bertujuan untuk mengabaikan kinerja olahraga tim-tim yang berlaga di ajang ini, tetapi semata-mata untuk menyerukan penegakan aturan kompetisi."
"Federasi menegaskan kembali komitmennya untuk mematuhi aturan, kerangka kerja kompetitif yang jelas, dan stabilitas kompetisi Afrika," jelas FRMF.
CAF menegaskan keputusan itu sudah final dan tak memberi ruang banding kepada Senegal, namun skuad Singa Teranga bisa mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Swiss untuk memperjuangkan hasil yang mereka raih di lapangan.(detikSport)
POSMETRO MEDANJagat hukum di Sumatera Utara kembali tercoreng oleh aksi arogan oknum yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat. Seorang p
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Aksi arogan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum aparat penegak hukum kembali mencoreng wajah institusi. Seorang pria
Kriminal 3 jam lalu
Gelar juara Piala Afrika 2025 yang diraih Senegal dicopot oleh CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika). Otoritas sepak bola benua hitam itu.
Sport 6 jam lalu
Besok, Tarekat Naqsabandiyah di Padang Akan Laksanakan Salat Idul Fitri 1447 H
Inter-Nasional 6 jam lalu
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Pemko Medan, KORPRI, dan BAZNAS Kota Medan mengajak 400 anak yatim dan dhuafa berbelanja.
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Masih dalam semangat berbagi di penghujung bulan suci Ramadan, Ketua LSM LIPAN Sumatera Utara, Pantas Tarigan,
Sumut 7 jam lalu
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi program Mudik Gratis Presisi 2026 yang digelar Polda Sumatera Utara.
Medan 7 jam lalu
Buka Puasa Bersama Dengan OPD, Camat Dan Lurah, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, Kementerian Agama,MUI, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji.
Medan 7 jam lalu
Diduga Skandal Rp123 Miliar, Oknum Bank Mandiri Terseret Kasus Hilangnya Dana Nasabah
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo resmi memberangkatkan 1.160 peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 secara serentak dar
Sumut 8 jam lalu