Lom Lom Suwondo Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Ajak Siswa Berani Bermimpi
POSMETRO MEDAN, Hamparan Perak Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, memberikan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat Terin
Sumut 14 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta-- Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique menilai keberhasilan timnya mempertahankan gelar Liga Champions musim 2025/2026 jauh lebih sulit dibanding saat meraih trofi yang sama setahun lalu.
Menurut dia, Arsenal memberikan perlawanan yang jauh lebih berat sehingga membuat kesuksesan kali ini terasa lebih istimewa.
PSG memastikan kembali menjadi raja Eropa setelah menundukkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 pada final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, Hungaria yang berakhir Ahad (31/5/2026) dini hari WIB.
Baca Juga:
Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga akhir babak tambahan waktu sehingga pemenang harus ditentukan lewat drama tos-tosan. PSG unggul 4-3 pada adu penalti.
"Lebih sulit dari tahun lalu karena kami tahu sebelum pertandingan betapa sulitnya bermain melawan Arsenal," kata Enrique kepada Canal+ seusai pertandingan.
Baca Juga:
Enrique memberikan pujian terhadap organisasi pertahanan yang diperagakan pasukan Mikel Arteta sepanjang laga.
"Kami sangat menderita. Kami menghadapi tim-tim kuat sepanjang perjalanan di Eropa dan kami pantas memenangkan trofi ini," ujar Enrique ketika diwawancarai oleh CBS Sports.
"Saat menghadapi tim seperti Arsenal yang dilatih Mikel Arteta, mereka tahu bagaimana bertahan dengan sangat baik. Mereka beruntung karena mampu mencetak gol dari salah satu peluang awal yang mereka miliki," tambahnya.
"Setelah itu mereka bertahan dengan sangat dalam dan sangat disiplin. Sangat sulit untuk membongkar pertahanan seperti itu," lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.
Menurut Enrique, perubahan permainan PSG pada babak kedua menjadi kunci keberhasilan mereka menyamakan kedudukan.
Ia mengungkapkan bahwa timnya mulai lebih efektif memanfaatkan area sayap untuk membongkar pertahanan Arsenal yang sangat rapat.
Strategi menyerang melalui sisi lapangan terbukti efektif. Khvicha Kvaratskhelia beberapa kali menjadi ancaman dari sektor kiri. Tekanan winger asal Georgia itu akhirnya membuahkan hasil setelah ia dijatuhkan Cristhian Mosquera di area terlarang.
PSG dihadiahi penalti. Dembele kemudian menjalankan tugasnya dengan sempurna dari titik putih, dan menyamakan kedudukan. Gol itu jadi modal untuk perpanjangan waktu.
Dalam adu penalti, PSG tampil lebih tenang. Dari lima algojo yang diturunkan, hanya Nuno Mendes yang gagal menjalankan tugasnya. Sebaliknya, Arsenal harus menerima kenyataan pahit setelah Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal menaklukkan kiper PSG.
Keberhasilan tersebut membuat PSG mencatatkan sejarah baru di kompetisi elite Eropa. Les Parisiens menjadi tim kedua pada era modern yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions setelah sebelumnya dilakukan Real Madrid yang menjuarai kompetisi ini tiga musim beruntun pada 2016 hingga 2018.
Tak hanya itu, PSG juga menjadi klub Prancis pertama yang mampu menjuarai Piala Eropa atau Liga Champions dalam dua musim berturut-turut. Prestasi tersebut semakin menegaskan posisi klub ibu kota Prancis itu sebagai kekuatan utama sepak bola Eropa saat ini.
Kesuksesan PSG tak lepas dari sentuhan Enrique yang berhasil membangun tim solid setelah era para superstar berakhir. Pelatih asal Spanyol itu membawa PSG meraih trofi Liga Champions pertama mereka pada musim lalu dan kini berhasil mempertahankannya di tengah tekanan besar sebagai juara bertahan.
Gelar ini sekaligus memperkokoh reputasi Enrique sebagai salah satu pelatih tersukses di Eropa. Dengan koleksi tiga trofi Liga Champions sepanjang karier kepelatihannya, ia kini sejajar dengan sejumlah nama besar seperti Bob Paisley, Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Zinedine Zidane yang juga pernah mengangkat trofi Si Kuping Besar sebanyak tiga kali. (Antara/Republika/Disway)
POSMETRO MEDAN, Hamparan Perak Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, memberikan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat Terin
Sumut 14 menit lalu
POSMETRO MEDAN Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara, Rahmat Taufiq Pardede, mengapresiasi langkah cepat Peme
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDANPolrestabes Medan tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mengambi
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menghadirkan program Isuzu Festival 2026 sepanjang bulan Oktober 2026 yang sangat say
Bisnis 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Medan, Hujan yang mengguyur Kota Medan tak menyurutkan semangat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk hadir di
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Hujan yang mengguyur kawasan Kecamatan Medan Baru tak menyurutkan semangat jajaran pemerintah kecamatan bersama masy
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kerukunan,
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DAIRI Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, M.M., mengajak Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) bersinergi mengawal pembangunan
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDANBanyak yang mengedepankan teori rumit tentang politik dan kepemimpinan. Tanpa mengabaikan apalagi meremehkan itu semua, Darma
Editorial 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDANKejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Riau dan Kejaksaan Tinggi Aceh melaksanakan penandatanganan pe
Medan 13 jam lalu