Jumat, 05 Juni 2026

Warga Desa Semangat Gunung dan Doulu Geruduk Kantor Bupati, Desak SK Baru Retribusi Air Panas Segera Dicabut

Faliruddin Lubis - Jumat, 05 Juni 2026 08:08 WIB
Warga Desa Semangat Gunung dan Doulu Geruduk Kantor Bupati, Desak SK Baru Retribusi Air Panas Segera Dicabut
JPG
Warga Desa Semangat Gunung dan Doulu Geruduk Kantor Bupati, Desak SK Baru Retribusi Air Panas Segera Dicabut.

POSMETRO MEDAN, Karo- Ratusan warga dari Desa Semangat Gunung dan Desa Daulu geruduk memadati halaman Kantor Bupati Karo di Jalan Veteran, Kabanjahe, Kamis (4/6/2026).

Dengan menggunakan mobil berisikan pengeras suara dan beberapa baliho, mereka menyampaikan enam poin tuntutan terkait dugaan penerbitan mandat retribusi air panas yang bermasalah.

Koordinator aksi, Hermansyah Barus, membacakan tuntutan warga yang antara lain mempertanyakan mengapa Bupati Karo melalui Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo menerbitkan mandat baru retribusi air panas Daulu-Semangat Gunung tanpa sosialisasi kepada warga maupun pemerintah desa setempat.

Baca Juga:

Berikut isi lengkap enam tuntutan tersebut:

1. Mandat retribusi lama atas nama Rikky Sinurat belum berakhir, namun Kepala Dinas Pariwisata sudah mengeluarkan mandat baru.

Baca Juga:

2. Warga sudah membayar Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Dinas Pariwisata setiap tanggal 18, dibayar di muka, tetapi baru berjalan sepuluh hari sudah diputus secara sepihak tanpa koordinasi.

3. Warga meminta Bupati Karo mencabut dan membatalkan mandat baru tersebut, serta menyerahkan sepenuhnya ke musyawarah kedua desa.

4. Meminta pencopotan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, Tomy Kemit, karena dinilai telah menimbulkan kegaduhan antara Desa Daulu dan Desa Semangat Gunung.

5. Pemerintah Kabupaten Karo dinilai tidak pernah memperhatikan kesejahteraan desa-desa tersebut sejak dulu hingga sekarang.

Koordinator aksi lainnya menegaskan, jika tuntutan tidak ditanggapi dan Bupati Karo tidak memberikan solusi atas kegaduhan akibat mandat baru itu, maka para peserta akan bertahan di halaman kantor bupati dan mendirikan tenda untuk bermalam.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, Juni Tomy Keliat, menyatakan bahwa sementara ini seluruh kegiatan penarikan retribusi dihentikan. Ia juga berjanji akan menyampaikan semua poin tuntutan kepada Bupati Karo selaku pimpinan.

Pantauan di lokasi, saat aksi berlangsung, Bupati Karo justru diketahui menghadiri acara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Tigabinanga, bukan menyelesaikan persoalan retribusi ganda yang dikhawatirkan dapat menimbulkan korban dari kedua belah pihak.

Sementara wakil Bupati Karo, Komando Tarigan didepan para aksi menyampaikan, untuk menjaga kekondusifan, maka Surat Keputusan (SK) yang baru akan dicabut dan SK yang lama pun harus dicabut. Kalau bagaimana nanti ke depannya, kalian rapatkan lagi. Jadi untuk menjaga keamanan dan ketertiban, maka SK dua-dua pos tersebut akan kita cabut.(Jpg)

Tags
beritaTerkait
Gemuruh Proyek PLTP Sarulla Guncang Silangkitang-Sigurunggurung, Ratusan Warga Dilanda Panik dan Trauma Berulang
Demo Warga Desa Doulu dan Semangat Gunung Memanas, Massa Terobos Barikade Ingin Temui Wakil Bupati Karo
Pembangunan Kantor Kemenag Tandai Penguatan Kawasan Perkantoran Terpadu Deli Serdang
Pemkab Deli Serdang Gandeng Kementerian HAM Selesaikan Persoalan Aset di Lahan HGU
Pangdam I/BB dan Bupati Taput  Resmikan Jembatan Wiradharma Siualuompu
Perkuat Sinergi Kemanusiaan, Relawan Rumah Zakat Tapsel Hadiri Peresmian Aula Huntara di Tolang Julu
komentar
beritaTerbaru