Kadis Pendidikan Binjai Buka Festival Lokal Berdampak Gemini Academy Impact Awards 2026
Posmetro Medan , Binjai Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Sofyan Syahputra Siregar, S.STP., M.AP., menghadir
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Sinergi antara Satgas Bais Tanjung Balai Asahan (TBA) dan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (Ditres PPA dan TPPO) Polda Sumatera Utara kembali membuahkan hasil.
Tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan delapan pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural alias ilegal, yang hendak diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur laut.
Keberhasilan operasi tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Ditres PPA dan TPPO Polda Sumut, Kamis (11/6/2026), sebagai bentuk komitmen aparat dalam memberantas praktik pengiriman pekerja migran ilegal dan tindak pidana perdagangan orang di wilayah pesisir Sumatera Utara.
Baca Juga:
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, Direktur PPA dan TPPO Polda Sumut Kombes Pol Kristinattara Wahyuningrum, Kepala BP3MI Sumatera Utara Kombes Pol Budi Novijanto, serta Dantim-1 Bais Tanjung Balai Asahan Kapten Cke Mahmudin Harahap.
Pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen yang diperoleh Satgas Bais Tanjung Balai Asahan terkait adanya rencana pemberangkatan sejumlah WNI secara nonprosedural ke Malaysia melalui perairan Tanjung Balai. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti bersama Ditres PPA dan TPPO Polda Sumut melalui serangkaian penyelidikan dan pemantauan di lapangan.
Baca Juga:
Berkat koordinasi yang intens dan pertukaran informasi yang cepat antara Bais TBA dan Polda Sumut, tim gabungan berhasil mengidentifikasi keberangkatan sebuah kapal kayu yang diduga digunakan sebagai sarana penyelundupan PMI nonprosedural dari kawasan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai.
Tidak menunggu lama, tim gabungan langsung melakukan pengejaran setelah memperoleh informasi kapal telah bergerak menuju perairan internasional dengan tujuan Malaysia.
Pada Selasa, 2 Juni 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, operasi gabungan tersebut berhasil membuahkan hasil. Kapal kayu yang membawa para calon pekerja migran berhasil dicegat di perairan Desa Bagan Asahan, Kabupaten Asahan.
Dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang tekong kapal beserta empat anak buah kapal yang diduga berperan dalam proses pengangkutan. Selain itu, delapan warga negara Indonesia yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia juga berhasil diselamatkan sebelum meninggalkan wilayah Indonesia.
Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata efektivitas kolaborasi antara unsur intelijen dan penegak hukum dalam memutus mata rantai pengiriman PMI nonprosedural yang selama ini kerap memanfaatkan jalur laut di kawasan pantai timur Sumatera Utara.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang solid antara Satgas Bais Tanjung Balai Asahan dan Ditres PPA dan TPPO Polda Sumut dalam melakukan deteksi dini, penyelidikan, hingga penindakan di lapangan," ungkap salah satu pejabat dalam konferensi pers tersebut.
Kelima tersangka yang diamankan masing-masing berinisial B selaku tekong kapal, IN sebagai teknisi mesin, MZ sebagai juru masak, serta P dan AA yang membantu operasional kapal. Seluruh tersangka kini menjalani proses hukum di Ditres PPA dan TPPO Polda Sumut.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 457 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun.
Mereka juga dikenakan Pasal 81 dan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.
Polda Sumut bersama Satgas Bais Tanjung Balai Asahan menegaskan akan terus memperkuat patroli, pengawasan, serta pertukaran informasi intelijen guna menutup celah yang dimanfaatkan jaringan pengiriman PMI nonprosedural.
Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi warga negara Indonesia dari risiko eksploitasi, perdagangan orang, maupun berbagai ancaman yang mengintai pekerja migran yang berangkat tanpa prosedur resmi. (TER)
Posmetro Medan , Binjai Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Sofyan Syahputra Siregar, S.STP., M.AP., menghadir
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Galang Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengambil langkah cepat menangani dampak banjir yang menyebabkan erosi
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Sejumlah agen kapal menyebut tagihan jasa pandu dan tunda kapal telah dibayarkan kepada Pelindo melalui sistem Phinnisi. Hal
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN Ketua Harian DPP Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), HM Nezar Djoeli, menyikapi peristiwa penggerebekan Pondok Pes
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Sumatera Utara (Forwaka Sumut) , Irfandi, mengajak para wartawan bersama keluarga meng
Medan 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang mendorong Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Deli Serdang untuk mengembang
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN DPP Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG) mendukung langkah penertiban administrasi harian yang wajib d
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) I Harian Analisa, Rizal Rudi Surya, SH menyatakan siap maju untuk menjadi bakal cal
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kiprah aktif Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai mendapat apresiasi dari Dedy
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, tr
Medan 14 jam lalu