Polres Taput Amankan 2 Kurir Narkoba, 112 Paket Ganja Kering Disita
112 paket ganja kering disita Polres Taput termasuk 2 kurir narkoba. Mereka diamankan usai kecelakaan di Siborongborong.
Viral 10 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Taput -- Langkah strategis dan progresif kembali diambil oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendongkrak ekonomi kerakyatan.
Berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara, Pemkab Taput resmi menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Skema Pengembangan Jagung Sejagat (Sejagat) yang dirangkai dengan sosialisasi kepada para petani di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga:
Program ini dinilai menjadi angin segar bagi pembangunan daerah karena menerapkan sistem hulu ke hilir (end-to-end system) yang terintegrasi secara penuh. Ekosistem ini melibatkan sinergi lintas sektoral yang kuat, mulai dari kemudahan akses modal perbankan, pendampingan teknologi dari Dinas Pertanian, jaminan proteksi risiko bisnis melalui PT Jasindo, perlindungan tenaga kerja oleh BPJS, hingga kepastian pasar dengan menggandeng Perum Bulog sebagai penampung hasil panen (off-taker).
Baca Juga:
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng., dalam bimbingan dan arahannya menegaskan bahwa kehadiran skema "Sejagat" ini sangat selaras dengan visi-misi Pemkab Taput dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di bidang pertanian.
"Kami ingin kawan-kawan petani milenial yang hadir hari ini tidak hanya sekadar menjadi petani yang menanam, tetapi betul-betul menjadi pebisnis pertanian yang memiliki perencanaan matang dan analisis usaha yang jalan. Potensi pasar sangat besar, dan negara telah memfasilitasi aksesnya melalui OJK dan perbankan," ujar Dr. Deni memotivasi para peserta.
Sebagai bentuk dukungan konkret dari kebijakan pro-rakyat, Wakil Bupati mengumumkan bahwa Pemkab Taput tengah menjalankan program strategis bersubsidi untuk memperluas sektor produktif ini.
"Target kita tahun ini adalah membuka hingga 1.000 hektare lahan pertanian baru yang didukung penuh oleh subsidi pemerintah. Fasilitas dan ekosistem sudah kami siapkan, sekarang tinggal bagaimana kemauan kuat dari para generasi muda kita untuk mengambil peluang ini dan menjadi role model bagi pemuda lainnya," tambahnya.
Pemkab Taput mendorong jumlah petani milenial produktif dapat terus meningkat pesat hingga mencapai lebih dari 1.000 orang pada tahun 2028.
Senada dengan visi Pemkab Taput, Deputi Direktur OJK Provinsi Sumatera Utara, Yovvi Sukandar, yang membacakan sambutan Kepala OJK Sumut, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan akselerasi yang ditunjukkan oleh jajaran Pemkab Tapanuli Utara. OJK berkomitmen penuh untuk terus memperluas akses keuangan sektor hulu demi mendukung ketahanan pangan nasional dan menyongsong Indonesia Emas 2045.
Yovvi memaparkan bahwa tren pembiayaan kredit sektor jagung di Sumatera Utara terus menunjukkan grafik positif. Per April 2026, hampir seluruh pembiayaan atau sekitar 99,79 persen telah disalurkan kepada sektor UMKM dan petani.
"Melalui kerja sama ini, kita membuka pintu masuk yang lebih lebar bagi para petani jagung di Tapanuli Utara untuk mendapatkan permodalan yang sehat. Kami sengaja menggandeng pemuda atau petani milenial karena mereka melek teknologi agribisnis, yang memberikan nilai tambah luar biasa pada hasil pertanian," ungkap Yovvi.
Di hadapan ratusan petani milenial, OJK juga memberikan edukasi penting mengenai pengelolaan keuangan yang sehat. Yovvi mengingatkan para petani agar menjaga amanah modal usaha dengan baik dan menjauhi praktik ilegal seperti judi online, serta tetap waspada terhadap tawaran investasi bodong yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal.
Melalui keberhasilan peluncuran skema "Sejagat" ini, Pemkab Tapanuli Utara optimis dapat meningkatkan produktivitas daerah secara signifikan serta menaikkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari sektor pertanian. Ke depan, Pemkab Taput bersama para pemangku kepentingan berkomitmen untuk menduplikasi kesuksesan ekosistem off-taker ini ke komoditas unggulan daerah lainnya, seperti kopi dan tomat, demi kesejahteraan menyeluruh masyarakat Tapanuli Utara.
(Hcs)
112 paket ganja kering disita Polres Taput termasuk 2 kurir narkoba. Mereka diamankan usai kecelakaan di Siborongborong.
Viral 10 menit lalu
Posmetro Medan , Binjai Aksi pencurian besi tetap galak di Kota Binjai bahkan semakin nekat dan berani pasalnya pencurian besi mereka lak
Sumut 24 menit lalu
Polres Labuhanbatu mengakui sudah memusnahkan barak yang diduga tempat peredaran narkoba di Aek Kanopan Timur.
Peristiwa 27 menit lalu
Posmetro Medan , BINJAI Kafilah Kota Binjai berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke40 Pro
Sumut 27 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Batu Bara Kontingen Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah T
Sumut 38 menit lalu
Menyambut Hari Bhayangkara ke80 Polres Dairi mengadakan doa bersama lintas agama memperkuat sinergitas dan kerukunan.
Berita 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Nias Barat Lebih kurang enam tahun menantikan pernikahan, pada Senin lalu menjadi sejarah penting bagi Kantor Urusan Agama
Sumut 45 menit lalu
Wali kota Medan Rico Waas berduka atas wafatnya Ibrahim bin Nurdin, sosok penggerak mitigasi bencana di Medan.
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan terus memperluas jejaring kemitraan dalam rangka memperkuat pe
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung internasiona
Sumut 2 jam lalu