Jumat, 26 Juni 2026

Massa Ojol Kepung Kantor Gubsu, Desak Pemko/Pemkab Gratiskan Parkir

Jafar Sidik - Kamis, 25 Juni 2026 23:28 WIB
Massa Ojol Kepung Kantor Gubsu, Desak Pemko/Pemkab Gratiskan Parkir
(Dam)
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatra Utara, T.M. Yusuf, dalam orasinya di Mobil Komado.

POSMETRO MEDAN– Ratusan massa yang tergabung dalam Dewan Peduli Negeri (DPN) bersama Gabungan Ojol Medan Bersatu (GOMB) menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Rabu (24/6/2026).

Aksi memperjuangkan nasib driver ojek online ini turut mendapat dukungan solid dari berbagai elemen pergerakan, di antaranya KSPSI AGN SUMUT, Persatuan Buruh (PRABU), Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN), Aliansi Wartawan Sumatera (AWAS), Ojol Buruh Bersatu (OBB), Serikat Nelayan dan Petani, Front Peduli Wanita, hingga Dewan Mahasiswa Sumatera (DEMASU).

Dalam tuntutannya, massa menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Berbasis Online. Salah satu poin krusial dalam Perpres tersebut adalah pemangkasan potongan komisi driver oleh perusahaan aplikator menjadi maksimal 8 persen.

Baca Juga:

"Tagih janji Presiden, implementasikan Perpres Nomor 27 Tahun 2026!" teriak salah seorang orator dari atas mobil komando.

Salah seorang perwakilan massa menyampaikan bahwa hingga saat ini para pengemudi ojol di lapangan belum merasakan implementasi nyata dari aturan tersebut, meskipun regulasi ini sudah diumumkan lebih dari satu bulan yang lalu.

Baca Juga:

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatra Utara, T.M. Yusuf, dalam orasinya mendesak Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah untuk lebih peduli pada fasilitas penunjang para driver. Ia menyoroti pentingnya ruang istirahat yang layak dan kebijakan parkir.

"Kita sudah hampir tiga kali mengawal ini. Kami meminta disediakan rest area di mall-mall agar ojol dan buruh bisa istirahat, ngecas handphone, dan sholat," ungkap Yusuf.

Selain tempat istirahat, Yusuf juga meminta ketegasan dari pemerintah daerah terkait retribusi parkir bagi para ojol yang sedang mencari nafkah.

"Parkir gratis di setiap lokasi ramai. Tidak akan miskin Pemko atau Pemkab dengan menggratiskan parkir pada saudara-saudara kami Ojol Buruh Bersatu," pintanya tegas.

Tags
beritaTerkait
Baharkam Polri Terus Dorong Penguatan Sitkamling Melalui Pendekatan Dialogis dan Humanis
Gubernur Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut
Polisi Gandeng Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, Tekan Angka Kecelakaan Motor
Lindungi Ojol dari Risiko Jalanan, Rico Waas Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Driver di Medan
Perjuangan Bapak Juan, Ojol di Deli Serdang yang Bertahan Demi Dua Buah Hatinya
Kapolres Labusel Tekankan Sinergi Pekerja dan Pemerintah
komentar
beritaTerbaru