POSMETRO MEDANRatusan massa yang tergabung Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) dan Dewan Peduli Negeri (DPN) menggelar aksi unjuk rasa bertajuk "Sumut Cinta Damai" di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (13/7/2026).
Aksi solidaritas ini diikuti oleh berbagai elemen pergerakan, di antaranya KSPSI AGN SUMUT, Persatuan Buruh (PRABU), Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN), Aliansi Wartawan Sumatera (AWAS), Ojol Buruh Bersatu (OBB), Serikat Nelayan dan Petani, Front Peduli Wanita, hingga Dewan Mahasiswa Sumatera (DEMASU).
Baca Juga:
Dalam pernyataan sikapnya, DPN menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mereka mendesak Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk segera menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda, yakni Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut, Kapolda Sumut, dan Pangdam I/Bukit Barisan. Langkah ini dinilai penting demi memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas, kepastian hukum, serta stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara.
"Koordinasi lintas lembaga sangat krusial agar setiap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat dapat ditangani secara cepat, profesional, dan sesuai ketentuan hukum," ujar Acil perwakilan massa dalam orasinya.
Baca Juga:
Tuntutan kedua yang tidak kalah penting adalah desakan kepada Gubernur untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Provinsi Sumut. Massa menilai penanganan berbagai persoalan ketenagakerjaan di Sumut berjalan sangat lamban, salah satunya terkait kasus yang menimpa pekerja PT Hugo.
Hingga saat ini, para pekerja PT Hugo dilaporkan masih terombang-ambing menunggu kepastian atas hak-hak mereka. Kondisi ini pun berdampak langsung pada perekonomian keluarga pekerja yang kian tertekan. Oleh karena itu, massa meminta Gubernur Sumut mengambil tindakan cepat dan tegas agar hak-hak pekerja dipenuhi sesuai undang-undang yang berlaku.

Setelah beberapa menit berorasi di atas mobil komando, massa aksi akhirnya diterima oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut, Ahmad Yamin. Kedua belah pihak kemudian melakukan dialog untuk membahas tuntutan yang dibawa oleh massa.
Usai dialog, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatra Utara, T.M. Yusuf, menyampaikan perkembangan hasil pertemuan tersebut kepada media.
Tags
beritaTerkait
komentar