"Untuk kelompok Balita, menu keringan terdiri dari satu buah buah naga, dua kemasan susu, dan dua buah pisang. Sementara untuk Busui, terdiri dari dua kemasan susu, satu buah buah naga, dan satu buah pear," ungkap dr. Sirovenesia Banjarnahor.
Baca Juga:
Dia menambahkan, untuk kelompok Bumil, menu keringan yang diperiksa meliputi satu kemasan susu Prenagen, satu buah buah naga, empat buah jeruk, serta dua buah pisang.
Secara keseluruhan, program ini menyasar total penerima manfaat sebanyak 2.930 orang.
Baca Juga:
Lebih lanjut, dr. Sirovenesia Banjarnahor menerangkan hasil pemeriksaan secara organoleptik maupun kandungan kimia terhadap seluruh sampel makanan dan minuman yang diuji.
"Dari hasil pemeriksaan, bentuk, rasa, aroma, dan warna makanan dinyatakan normal. Sementara untuk pemeriksaan kimia, seluruh sampel dinyatakan negatif mengandung boraks, negatif nitrit, negatif nitrat, negatif formalin, dan negatif fosfat, dengan tingkat keasaman atau pH berada pada angka 6," jelasnya.
Katanya, hasil pemeriksaan itu menunjukkan seluruh menu yang akan didistribusikan kepada penerima manfaat telah memenuhi standar keamanan pangan dan layak untuk dikonsumsi.
Tags
beritaTerkait
komentar