Menurut Iriani, penanganan kesehatan anak-anak yang terdampak menjadi salah satu fokus BGN. Ia mengatakan biaya penanganan kesehatan korban dipastikan akan ditanggung oleh negara.
"BGN juga akan memperbaiki tata kelola agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Sedangkan terkait kompensasi, BGN akan berkoordinasi dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Keuangan," katanya.
Baca Juga:
Terpisah, perwakilan Elemen Masyarakat Karo Peduli (EMKAP), Anes Ketaren, mengapresiasi langkah DPRD Kabupaten Karo yang telah menyampaikan aspirasi para orang tua korban kepada BGN.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Karo yang telah menyampaikan tuntutan kami kepada BGN. Kami mengapresiasi langkah tersebut," ujar Anes.
Baca Juga:
Namun, Anes meminta DPRD Kabupaten Karo dan Pemerintah Kabupaten Karo segera mengambil langkah terkait kondisi para korban. Ia juga mendorong agar pemerintah mempertimbangkan penetapan status kejadian luar biasa (KLB) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami kembali mendesak DPRD Karo, Pemerintah Kabupaten Karo, Bupati Karo, dan pihak terkait agar kondisi ini mendapat penanganan serius. Terkait kompensasi, kami berharap pemerintah segera mencari solusi," katanya.(JpG)
Tags
beritaTerkait
komentar