Sabtu, 31 Oktober 2026

Dampak Banjir Deli Serdang Turun 94 Persen, Normalisasi Sungai Capai 95.985 Meter

Evi Tanjung - Sabtu, 31 Oktober 2026 19:22 WIB
Dampak Banjir Deli Serdang Turun 94 Persen, Normalisasi Sungai Capai 95.985 Meter
Ist/Diskominfostan
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Deli Serdang, H. Mukti Ali Harahap, S.Ag., M.Si.,

Selain normalisasi sungai, Pemkab Deli Serdang juga melakukan pengerukan bendungan di wilayah Medan Krio sebagai upaya meningkatkan kapasitas tampung air dan memperlancar aliran.

Upaya lainnya dilakukan melalui program gotong royong GASPEDALSUSUDELI yang melibatkan masyarakat. Melalui program tersebut, kegiatan penanganan dan pembersihan saluran telah mencapai 7.200 meter.

Baca Juga:

Pemerintah daerah juga melakukan pembukaan serta pembersihan saluran-saluran air di kawasan permukiman guna memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan.

Menurut Mukti, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan upaya pencegahan banjir. Kesadaran menjaga kebersihan sungai, tidak membuang sampah sembarangan, serta bergotong royong membersihkan saluran air harus terus dibangun.

Baca Juga:

"Kami berharap masyarakat tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam penanganan banjir. Perlu kesadaran dan keterlibatan bersama untuk menjaga sungai, drainase, serta lingkungan sekitar. Semakin baik kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, semakin besar pula upaya kita dalam mengurangi risiko bencana," ungkapnya.

Di sisi lain, keberadaan Bendungan Lau Simeme juga menjadi salah satu infrastruktur pendukung pengendalian banjir. Bendungan tersebut memiliki fungsi menampung dan mengatur aliran air sehingga dapat membantu mengurangi risiko banjir di wilayah yang dipengaruhinya.

Mukti menegaskan, meskipun terdapat penurunan dampak banjir yang cukup signifikan, BPBD Deli Serdang tetap mengingatkan seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya menghadapi potensi cuaca ekstrem dan hujan dengan intensitas tinggi.

"Kita tidak boleh lengah. Kesiapsiagaan harus tetap menjadi prioritas. BPBD akan terus mendorong koordinasi dengan seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga masyarakat, agar langkah antisipasi dan penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan pengalaman bencana sebelumnya sebagai pembelajaran dalam membangun budaya sadar bencana.

"Harapan kita, melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait, risiko serta dampak bencana banjir di Deli Serdang dapat terus ditekan. Mari kita jaga lingkungan dan tingkatkan kesiapsiagaan. Kita juga berdoa kepada Allah SWT agar Kabupaten Deli Serdang senantiasa diberikan perlindungan dan dijauhkan dari segala bentuk bencana," tutup Mukti.( Drt)

Tags
beritaTerkait
Banjir Jadi Ancaman Berulang, Normalisasi Drainase Labuhanbatu Jangan Sekadar Wacana
Cegah Konflik Sejak Dini, Kanwil Kemenag Sumut Perkuat Implementasi SI-RUKUN di Tapanuli Selatan
Dua Tersangka Pencurian yang Menewaskan Seorang Dosen Terancam Hukuman Mati atau Seumur Hidup
Tim RB ZI Unimed Selenggarakan Kegiatan Penyelarasan Dokumen LKE ZI Bersama TPSK DIKTI
Siswi MTsN 3 Medan Juara, Anggi Anggraini Raih Dua Emas di FPAN Tingkat Nasional
UNIMED Gelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan SNPMB 2026 di Hotel Berbintang
komentar
beritaTerbaru