Lapas Muara Bungo dan Imigrasi Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi 39 Masyarakat
Lapas Muara Bungo dan Imigrasi Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi 39 Masyarakat di Kelurahan Pasir Putih.
Inter-Nasional 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, didesak untuk lebih tegas dalam memilih kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersih dari dugaan tindak pidana korupsi.
Desakan ini mencuat pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kadis PUPR Sumut, Topan Ginting, yang kembali menambah daftar panjang kasus korupsi di Sumatera Utara.
Modus yang digunakan dalam kasus tersebut tidak jauh berbeda dari sebelumnya, yakni suap dalam pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta praktik jual-beli jabatan. Terulangnya kasus korupsi ini mengindikasikan lemahnya sistem pencegahan korupsi, khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga:
Faktor politik juga turut memicu maraknya korupsi di daerah. Biaya politik yang tinggi dalam proses pemilihan kepala daerah menjadi pemicu utama.
Pilkada langsung kerap dibayangi praktik politik uang, baik dalam bentuk mahar kepada partai politik maupun vote buying. Akibatnya, kepala daerah terpilih merasa perlu mengembalikan biaya politik tersebut melalui jalan pintas, yakni korupsi.
Baca Juga:
Partai politik yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pencegahan korupsi justru kerap terlibat. Praktik korupsi kepala daerah seringkali memiliki keterkaitan erat dengan kepentingan partai politik. Karena itu, perubahan mendasar dibutuhkan, baik dalam sistem politik maupun pengawasan terhadap pemerintah daerah.
Oza Hasibuan, Ketua Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara, menyampaikan bahwa terlibatnya sejumlah kepala OPD dalam kasus korupsi menunjukkan lemahnya sistem pengawasan di tingkat provinsi.
Ia juga menyoroti adanya indikasi bahwa beberapa kasus korupsi di daerah justru melibatkan peran dari pusat dan provinsi. "Separuh korupsi di Sumut itu didorong oleh pimpinan. Ini karena kegagalan membangun sistem pengawasan yang baik," ujarnya.
Oza juga menyoroti penunjukan Faisal Hasrimy sebagai Kepala Dinas Kesehatan Sumut secara definitif. Sebelumnya, Faisal menjabat sebagai Penjabat (PJ) Bupati Langkat, dan namanya sempat dikaitkan dalam dugaan korupsi proyek mebel di Dinas Pendidikan Langkat tahun 2024, yang menyeret Kadis Pendidikan Langkat sebagai tersangka.
Hingga kini, Kejaksaan dan KPK belum memanggil Faisal terkait kasus tersebut. Oleh karena itu, Oza menilai Bobby Nasution perlu mempertimbangkan kembali penunjukan Faisal Hasrimy demi menjaga integritas kepemimpinan di Sumut.
Lebih lanjut, Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sumut juga meminta Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek mebel Disdik Langkat hingga ke akar-akarnya. Mereka meminta agar penanganan kasus ini tidak berhenti hanya pada 'tumbal' atau pihak bawahan saja.
Dari diskusi yang berkembang, terdapat beberapa langkah yang perlu segera dilakukan untuk mengantisipasi praktik korupsi di lingkungan OPD.
Pertama, pemerintah perlu membangun sistem pencegahan korupsi yang kuat, terutama di sektor rawan.
Kedua, pengawasan terhadap penggunaan anggaran harus diperketat guna menutup celah terjadinya "politik balas budi".
Ketiga, partai politik harus melakukan reformasi internal agar mampu menjalankan peran sebagai pengawas kader-kadernya yang menjabat di pemerintahan.(TRG)
Lapas Muara Bungo dan Imigrasi Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi 39 Masyarakat di Kelurahan Pasir Putih.
Inter-Nasional 6 jam lalu
Apel Gabungan Kecamatan Medan Selayang, Camat Medan Selayang Tekankan Peningkatan Kinerja Dan Pelayanan Terhadap Masyarakat.
Medan 6 jam lalu
Pererat Silaturahmi, Satukan Tokoh Medan, Rico Waas Dan Zakiyuddin Harahap Hadiri Halal Bihalal Di Rumah Afif Abdillah.
Medan 6 jam lalu
Pelarian Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara Berakhir, Polda Sumut Amankan Tersangka Dugaan Penggelapan Dana Jemaat Rp 28 Miliar.
Peristiwa 7 jam lalu
Mistar Dua Kali Selamatkan Gawang Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Puas jadi Runner Up FIFA Series 2026 Usai Takluk 01.
Sport 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjung Morawa Tindak lanjut atas kunjungan ke SD Negeri 104240 Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa pada Februari lalu kini d
Sumut 8 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pemerintah daerah di Sumatera Utara menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dan menerima arahan dari Badan Pemeriksa
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN Aksi brutal sekelompok preman di Pasar Sukaramai Medan membuat koordinator lapangan perparkiran di pasar tersebut, Dandy Aul
Peristiwa 10 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan di Jalan
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Ma
Sumut 10 jam lalu